Pirlo, Pelatih Juventus dengan Start Paling buruk dalam 10 Tahun Paling akhir

Posted on

Andrea Pirlo jalani start yang kurang oke selaku pelatih Juventus. Menyaksikan hasil selama ini, allenatore 41 tahun itu bahkan juga jadi pelatih Bianconeri dengan start paling buruk di pemerintahan cara memimpin Andrea Agnelli.
Pirlo, yang baru dipilih membesut Juventus untuk Agustus lalu, adalah pelatih ke-5 Juventus sejak Agnelli naik tahta selaku presiden untuk 2010. Awalnya, ada Luigi Delneri (2010-2011), Antonio Conte (2011-2014), Massimiliano Allegri (2014-2019), serta Maurizio Sarri (2019-2020).

Juventus adalah team pertama yang dilatih Pirlo dalam profesi managerialnya. Selama ini, tiada hitung tanding Juventus vs Napoli yang dimenangkan Sang Nyonya Tua 3-0 melalui keputusan di luar lapangan, ada 6 laga yang telah dipegang oleh Pirlo.

Hasilnya, Juventus menang 2x, seimbang 3x, serta kalah sekali. Ternyata, hasil ini adalah yang paling buruk bila dibanding dengan beberapa perintisnya.

Del Neri, yang hanya bawa Juventus finish ke-7 di Serie A 2010-11, menulis 4 kemenangan, sekali seri, serta sekali kalah dalam 6 laga pertamanya bersama Alessandro Del Piero dkk. Sesaat Conte, dia meraih 3 kemenangan serta 3 hasil seimbang.

Allegri terbagus. Dia terus meraih kemenangan di 6 laga pertamanya, bahkan juga tidak kecolongan sebiji gol juga. Sedang Sarri, yang diganti oleh Pirlo, meraih 4 kemenangan serta 2 hasil seimbang.

Permainan Juventus yang belum mengagumkan di bawah Pirlo selama ini dapat disebut dikuasai faktor-faktor, seperti penyiapan yang minim serta mangkirnya beberapa bintang.

Wabah COVID-19 membuat selesainya pertandingan sepakbola jadi molor sampai Agustus untuk musim kemarin. Dampaknya, musim ini juga jadwal jadi padat sebab dikejar waktu, mengingat pertandingan harus selesai saat sebelum diawalinya Piala Eropa untuk Juni tahun kedepan.

Pecanduan jadwal membuat periode pramusim jadi demikian singkat untuk Pirlo, yaitu kurang dari satu bulan saat sebelum kickoff Liga Italia. Sepanjang kurun waktu itu, Juventus hanya sekali lakukan latih tanding, yaitu menantang Novara.

Dapat disebut, Pirlo harus langsung mengetes strategi serta taktiknya langsung

di pertandingan resmi, tiada punyai beberapa waktu untuk babak trial and error.

Ini diperburuk dengan kurangnya pemain yang dapat di turunkan Pirlo. Cristiano Ronaldo pernah mangkir sebab terserang COVID-19. Matthijs De Ligt masih dibekap luka, Giorgio Chiellini juga ikutan.

Juventus mempunyai beberapa pemain baru yang memerlukan periode penyesuaian,

seperti Dejan Kulusevski, Federico Chiesa, Weston McKennie, Gianluca Frabotta, sampai Alvaro Morata. Gabungan beberapa faktor di atas diprediksi jadi karena belum maksimumnya racikan Pirlo selama ini.

Seterusnya, Juventus akan hadapi Spezia di Liga Italia untuk Minggu (2/11) jam 21.00 WIB. Dapatkah Pirlo bawa Paulo Dybala dkk bangun?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *