Dear Antoine Griezmann, Ini Jawaban Huawei atas Tudinganmu

Posted on

Penyerang Barcelona Antoine Griezmann belakangan ini umumkan selekasnya memutuskan kontrak kerja sama dengan perusahaan tehnologi China Huawei, berkaitan tuduhan diskriminatif. Huawei juga mulai bicara.
Seperti dikutip Independent, pada minggu kemarin Griezmann memberi penguman itu. Pemain sepak bola 29 tahun asal Prancis tersebut menjadi duta merk Huawei semenjak 2017.

Melalui sosial media, Antoine Griezmann menerangkan fakta dibalik informasi itu. Ini ternyata terkait dengan munculnya laporan Huawei ‘terlibat’ dalam represi ke etnis Uighur, yang diterbitkan perusahaan penelitian pemantauan berbasiskan di Amerika Serikat, IPVM, yang dikutip Washington Post.

Selanjutnya, laporan yang dikeluarkan medio September itu mengakui jika Huawei terjebak dalam pengetesan piranti lunak pengenalan identitas bersama perusahaan Megvii di China. Piranti lunak itu diklaim dapat berikan teguran ke kepolisian di saat mengetahui umur, tipe, kelamin, dan etnis seorang, terutamanya yang dari Uighur. Berikut yang membuat Griezmann ingin memutuskan kerja sama.

Baca juga : Pesan Arteta: Aubameyang Jangan Overthinking

“Sebab keraguan yang kuat jika Huawei sudah berperan pada peningkatan ‘peringatan Uighur’ lewat pemakaian piranti lunak pengenal muka, saya selekasnya akhiri kerja sama saya dengan perusahaan itu,” catat Griezmann.

“Saya memakai kesempatan kali ini untuk ajak Huawei supaya bukan hanya menyanggah dakwaan ini, dan juga mengaplikasikan perlakuan secepat-cepatnya untuk menyumpah penindasan massal ini dan memakai dampaknya untuk berperan dalam menghargai hak-hak pria dan wanita di semua warga,” lanjut tulisan bekas pemain Real Sociedad dan Atletico Madrid itu.

Berkenaan dengan informasi Antoine Griezmann tentang itu, Huawei juga lalu memberi respon. Mereka menangkis asumsi pada sangkaan diskriminasi

dan rumor HAM yang disuarakan Griezmann, sambil memberi verifikasi berkaitan Megvii yang disebut dalam laporan yang ditunjuk oleh Griezmann.

“Huawei benar-benar sayangkan keputusan Antoine Griezmann untuk akhiri kerja sama dengan kami. Kami mengharap bisa bicara langsung dengan Antoine Griezmann untuk menerangkan pekerjaan mengagumkan yang sudah dikerjakan oleh Huawei, keadaan dalam perusahaan,

mengulas bermacam rumor Hak Azasi Manusia, kesetaraan, dan diskriminasi, dan

untuk memberikan keyakinan Griezmann dan seluruh konsumen setia dan partner Huawei, jika Huawei menyikapi permasalahan ini dengan serius,” begitu Huawei dalam pengakuannya.

“Kalimat dalam dokumen sebagai referensi Griezmann dan termuat di beberapa medium tidak bisa diterima. Itu bukan kalimat Huawei, tetapi gambaran peranan yang dibikin oleh perusahaan Megvii. Kalimat itu tidak sesuai nilai-nilai Huawei. Tehnologi Huawei tidak direncanakan untuk mengenali muka barisan etnik spesifik. Non-diskriminasi adalah jantung (pokok) dari nilai-nilai perusahaan kami.”

“Seterusnya, faksi yang bertanggungjawab menetapkan dokumen itu bukan pegawai Huawei, tetapi faksi subkontrak. Kesalahan ini berlangsung 3 tahun lalu. Ia tidak searah dengan nilai-nilai perusahaan kami. Kemudian Huawei sudah membuat beberapa perkembangan penting. Bahkan juga, Huawei sudah lakukan penandatangan dengan United Nation Global Compact (UNGC) yang mengatakan ‘bisnis harus memberikan dukungan dan menghargai pelindungan hak asasi manusia yang dipastikan secara internasional’.”

Baca juga : Jens Lehmann Sedih Sekali sama Arsenal yang Saat ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *