Kompetisi Grand Slam Australia Terbuka 2021 sah ditunda dari agenda sebelumnya. Wabah COVID-19 jadi faktanya.
Seperti dikabarkan BBC dan Reuters, Australia Terbuka sedianya akan diadakan pada 18-31 Januari di Melbourne Park. Tetapi agenda itu pada akhirnya digeser jadi 8-21 Februari.

Kejelasan itu didapatkan habis ATP umumkan kalender kompetisi tenis untuk awalnya tahun depannya. Perubahan ini adalah usaha mengantisipasi penebaran kembali lagi virus Corona di negara sisi Victoria.

Sampai 17 Desember 2020, daerah di selatan Australia itu disampaikan telah jalani 48 hari tiada satu juga masalah positif, tetapi prosedur kesehatan ketat masih digerakkan pemerintahan di tempat supaya kondisinya tidak berbeda. Perjalanan ke Australia juga masih terbatasi.

Baca juga : Giannis Antetokounmpo Masih di Bucks Sampai 2025

Ini membuat penyelenggaraan kompetisi alami bermacam rekonsilasi. Misalnya set kwalifikasi putra, yang malah akan diadakan di Doha, Qatar, pada 10-13 Januari.

Sesudahnya, peserta yang telah bisa lolos akan pergi ke Melbourne dan harus jalani karantina sepanjang dua minggu. Selanjutnya baru mereka dapat turut mengambil sisi dalam kompetisi pemanasan saat sebelum tampil di Australia Terbuka.

“Keselamatan dan kesehatan tetap akan jadi alasan khusus kami dalam hadapi rintangan yang menunggu di muka,” tutur Chairman ATP, Andrea Gaudenzi.

Pada Januari lalu, Australia Terbuka 2020 dimenangi oleh Novak Djokovic di bidang tunggal putra, sedang titel juara tunggal putri jatuh ke tangan Sofia Kenin. Itu jadi kompetisi grand slam paling akhir yang diadakan saat sebelum wabah virus Corona menyebar di penjuru dunia.

Baca juga : Dear Antoine Griezmann, Ini Jawaban Huawei atas Tudinganmu