Los Angeles Clippers jadi bulan-bulanan tempat serta semua pencinta basket bersamaan ketidakberhasilan mereka melalui adangan Denver Nuggets di semi-final Daerah Barat. Kekalahan menyakitkan dalam 7 game selesai unggul (3-1) lebih dulu membuat cerita ketidakberhasilan mereka jadi salah satunya yang sangat menarik musim ini serta kemungkinan menjadi legenda sampai musim-musim selanjutnya.

Hal yang membuat ketidakberhasilan ini jadi pembicaraan panas ialah bukti jika Clippers digadangkan dapat temu tetangga sekalian lawan mereka, Los Angeles Lakers, di final Daerah Barat. Clippers telah mati-matian melepaskan seluruhnya asset mereka untuk datangkan Kawhi Leonard serta Paul George buat merealisasikan mimpi itu. Sayang, mereka tidak berhasil serta malah harus menyaksikan Lakers meraih titel juara.

Salah satunya sosok yang dipandang jadi biang ketidakberhasilan Clippers ialah Paul George sendiri. Diinginkan sanggup memberikan kontribusi bermakna untuk Kawhi, George malah tampil benar-benar menyebalkan. Potongan video shooting George yang tentang samping papan ring dapat meringkas performanya sejauh playoff atau bahkan juga di “gelembung” keseluruhannya.

Memperhatikan situasi Clippers, legenda NBA yang mantan pemain Lakers, Shaquille O’Neal mulai bicara

Dalam siniar kepunyaannya sendiri yang bertopik “The Big Podcast Shaq”, Shaq menyaksikan salah satu jalan untuk Clippers supaya lebih baik pada musim depan dengan mengganti George di pasar pemain bebas kelak.

“Mereka harus melepaskan seorang dari team,” membuka Shaq yang awalannya tidak mau menyebutkan nama. Tetapi, sesudah ditanyakan sama rekanan bicaranya apa yang dia tujuan ialah George, Shaq tidak kembali meredam dianya. “Ya, mereka harus melepaskan George. Mereka dapat memakainya untuk bahan transisi memperoleh 2 pemain kompak. Ini harus dilaksanakan sebab Kawhi harus jadi figur penting di team ini, seorang diri,” sambungnya.

“Waktu Kawhi di Toronto, ia paham jika dia ialah figur penting di team serta seluruhnya sisi team mengetahui hal tersebut. Saya pikir Kawhi tidak perlu sosok lain untuk menolongnya. Jeleknya, Clippers saat ini punyai seseorang yang disebut figur penting serta seseorang kembali yang berasa jika dia figur penting,” ujarnya.

Mundur menyaksikan profesi Shaq, situasi cari figur penting dalam team bukan hal baru buatnya. Peralihan Shaq dari Lakers ke Miami Heat berlangsung sebab friksi di antara dianya dengan almarhum Kobe Bryant. Di umur emas, kedua-duanya sama-sama berebutan menjadi figur penting Lakers. Bentrokan kedua-duanya malah membuat situasi Lakers tidak aman sampai pada akhirnya Shaq dilepaskan ke Heat.

Sesudah pisah, kedua-duanya malah sama sukses meraih titel juara. Shaq memperoleh cincin keempatnya bersama Heat dengan peran Dwyane Wade sedang Kobe memperoleh 2 cincin tambahan waktu dia kerja sama juga dengan Pau Gasol.

Buddy Hield belakangan ini seringkali berulah untuk bentuk ketakpuasannya dengan team Sacramento Kings. Paling baru Hield disampaikan tidak membalas panggilan kepala pelatih Luke Walton. Malah Hield memberikan signal jika dianya ingin turut Doc Rivers ke Philadelphia 76ers.

Buddy Hield tiba ke Sacramento Kings di tahun 2017 bersama Tyreke Evans serta Langston Galloway, untuk sisi dari perdagangan dengan New Orleans Pelicans yang menyertakan DeMarcus Cousins serta Omri Casspi. Waktu itu, Kings diperintah oleh David Joerger. Rupanya jalinan kedua-duanya, Hield serta Joerger, tidak serasi.. Hield mengatakan tidak senang dengan kepemimpinan Joerger di atas lapangan.

Joerger dikeluarkan pada 11 April 2019, sesudah tidak berhasil bawa Kings berhasil lolos playoff dalam 3 musim kepemimpinan. Walau sebenarnya pada musim 2018-2019, Joerger membuat Kings cetak rekor 39-43, yang menjadi catatan terbaik semenjak musim 2005-2006. Untuk alternatifnya, Kings datangkan Luke Walton pada 14 April 2019, atau 2 hari sesudah dianya pisah dengan Los Angeles Lakers.

Walton sanggup bawa Kings menang 31 kali dari keseluruhan 72 game

Sayangnya, mereka tidak berhasil berhasil lolos playoff. Tetapi prestasi Walton tidak membuat Hield suka. Sebab, Walton tempatkan Hield dalam perincian pemain pengganti. Hield tampil 44 kali untuk pemain utama, serta bekasnya dari kursi cadangan. Ini membuat Hield kurang damai.

Menurut Jason Jones dari The Athletic, Hield meremehkan panggilan dari Walton waktu berlibur. Waktu Kings ingin membuat kamp training, Hield nampaknya tidak punya niat mengikutinya. Beritanya, tidak cuma Hield yang tidak menjawab panggilan Walton. Brandon Rosenthal untuk agen Hield lakukan hal sama.

Sampai sekarang ini belumlah ada keterangan resmi dari club, atau dari pihak Buddy Hield. Walau sebenarnya, pemain berumur 27 tahun itu tanda-tangani kontrak 4 tahun sejumlah AS$94 juta dengan Kings pada awal musim 2019-2020. Hield musim ini cetak rerata 19,2 point, 4,6 rebound, 3,0 asis per game dengan ketepatan shooting 42,9 %. Hield terus sanggup membuat andil besar walau beberapa ada untuk pemain ke enam.

Kings sekarang ini sedang pada kondisi yang susah

Mereka telah mangkir dari persaingan playoff NBA semenjak tahun 2006. Vlade Divac untuk manager team memundurkan diri sesudah 5 tahun pimpin. Saat ini ditambah lagi permasalahan baru dari Buddy Hield.

Sebenarnya ada yang menarik dari masalah ini. Hield yang berasa tidak senang dengan kepemimpinan Luke Walton, malah makin panas sesudah dianya dihubungkan dengan Philadelphia 76ers. Bulan kemarin, beberapa media olahraga Amerika Serikat tempatkan Hield untuk pemain yang berpotensial isi roster Sixers, bersama Joel Embiid serta Ben Simmons. Hield memperlihatkan reaksi positif dengan menyenangi upload photo Instagram yang memperlihatkan jika Sixers tertarik mendatangkannya untuk musim depan.

Kemarin, Doc Rivers diambil untuk nakhoda baru Sixers. Ia menjelaskan jika Sixers kekurangan pemain yang bekerja di tempat perimeter. Nampaknya berita itu menyebabkan Hield untuk bikin tingkah di Kings. Maksudnya supaya dianya dapat dipasarkan ke Sixers untuk mengejar Doc Rivers.

Sedih kemungkinan ialah kata yang pas untuk memvisualisasikan situasi fans serta keseluruhnya ogranisasi Los Angeles Lakers sekarang ini. Game 5 final NBA 2020, unggul (3-1), Lakers berkesempatan menutup titel juara yang bisa menjadi gelar ke-17 sepanjang riwayat team. Sayangnya, pada menit akhir pertandingan, Lakers harus mengikhlaskan Miami Heat yang tampil tiada menyerah tutup game dengan kemenangan.

Sorotan memang tajam ke Danny Green serta Markieff Morris. Kedua-duanya lakukan kekeliruan yang cukup penting di 2 dari 3 pengusaan bola paling akhir Lakers. Green tidak berhasil melepaskan tripoin di status teratas tiada memperoleh pengamanan sedang Morris yang memperoleh offensive rebound malah kembali lagi menyia-nyiakan peluang dengan lakukan turnover.

Tetapi, di mata Kepala Pelatih Lakers, Frank Vogel, 2 hal itu tidak seutuhnya jadi alasan kekalahan mereka. Dalam temu media selesai game, Vogel lebih menyorot peristiwa sebelumnya. Peristiwa sebelumnya Lakers pada akhirnya ambil timeout paling akhir mereka.

“Ini ialah kekalahan yang berat untuk kami. Kami benar-benar dekat sama kemenangan dengan titel juara,” membuka Frank. “Saya pikir ada 2 keputusan kurang baik dari wasit yang tempatkan Butler (Jimmy) di garis shooting gratis serta ini benar-benar disayangkan dengan intesitas game yang tinggi sekali seperti kali ini,” sambungnya.

“Anthony Davis lakukan loncatan vertikal yang paling pas serta harusnya tidak ada pelanggaran untuk Butler. 1 perebutan bola Heat awalnya, Markieff Morris lakukan tepisan pas ke bola serta harusnya tidak pelanggaran. Mereka (wasit) memberi kami 4 shooting gratis serta ini cukup membalikkan keadaan untuk kami. Saya cukup sedih dengan ini tetapi team saya menyikapinya dengan bagus serta kami percaya kami akan bangun untuk game seterusnya,” tutupnya.

Ke-2 team sebetulnya tidak mempunyai ketidaksamaan menonjol untuk shooting gratis. Lakers memperoleh 21 eksperimen serta masuk 18 kali (86 %) sedang Heat 1 eksperimen lebih banyak tetapi cuman tidak berhasil 1x (21/22, 96 %). Tetapi, 4 shooting gratis untuk Butler memang sebenarnya berarti point gratis untuk Heat. Butler prima di game ini dari shooting gratis dengan 12/12. Sepanjang final, Jimmy cuman tidak berhasil 4x dari shooting gratis 46/50.

photo: NBA

Informasi penghargaan yang sangat dinanti-nantikan tiap musim pertandingan ialah pemain paling baik atau Most Valuable Player (MVP). Liga tentukan empat pemain sebagai kontestan peraih gelar itu, bukan tiga seperti penghargaan lain. Penghargaan ini dikasih ke pemain yang memberikan andil besar pada teamnya. Disamping itu, pemain itu tampilkan data statistik yang bagus.

Berikut empat pemain kontestan Most Valuable Player (MVP) IBL 2020:

1. Abraham Damar Grahita (Indonesia Patriots)

 

Abraham Damar Grahita dipandang seperti pemain hari esok Indonesia. Ia saat ini ada di pucuk profesinya. Sesudah sukses jadi juara pada musim 2018-19 bersama-sama Stapac Jakarta, sekarang pemain asli Bangka Belitung itu masuk kontestan pemain paling baik.

Abraham jadi pemain dengan efektivitas paling tinggi di liga musim ini sebesar 145. Abrahm tampil bersama-sama Indonesia Patriots, sebagai program pemfokusan latihan tim nasional Indonesia. Abraham tampil dalam 11 game dari keseluruhan 13 laga Patriots. Abraham jadi pemain yang cetak point paling banyak ke-3, di bawah Lester Prosper serta Brandon Jawato.

2. Andakara Prastawa Dyaksa (Indonesia Patriots)

 

 

Andakara Prastawa Dhyaksa serta Abraham Damar Grahita ialah garda jagoan Patriots. Prastawa adalah seorang pengontrol gempuran yang punyai daya jelajah tinggi. Ia juga beresiko serta susah ditebak oleh penjaga musuh.

Prastawa di turunkan 12 game dari keseluruhan 13 laga Patriots di IBL 2020. Musim ini Prastawa cetak ketepatan tripoin sebesar 41 %. Jumlah eksperimen tembakannya sama juga dengan Abraham. Tetapi Prastawa semakin banyak lima shooting yang masuk. Prastawa membuat efektivitas permainan sebesar 143.

3. Widyanta Putra Teja (NSH Jakarta)

 

 

Dalam dua musim paling akhir, Widyanta Putra Teja menarik perhatian IBL Fans dengan kenaikan perform yang mengagumkan. Widi serta Prastawa ialah pemain yang masuk lima besar pengirim asis paling banyak di liga musim ini. Mereka dapat berkompetisi dengan garda asing seperti Gary Jacobs Jr.. Widi ada di rangking ke-3 dengan 4,1 asis per game, dengan efektivitas sebesar 142.

Kenaikan perform Widi sebetulnya telah nampak musim kemarin. Saat dianya jadi sisi dari team Stapac Jakarta yang memenangkan liga musim 2018-2019. Musim ini, Widi dibawa NSH Jakarta, serta dapat memberikan efek positif untuk team bimbingan AF Rinaldo itu.

4. Daniel Timothy Wenas (Louvre Surabaya)

 

 

Daniel Timothy Wenas ialah pemain pertama yang dipublikasikan Louvre Surabaya sesudah sah jadi peserta IBL 2020. Danil dapat bertanggung jawab berat untuk kapten team. Daniel ialah pilihan gempuran kepala pelatih Andika Supriadi Saputra saat pemain asing tidak berhasil cetak point.

Dari semua pemain lokal Louvre, Daniel punyai andil point paling banyak. Tampil dalam 14 laga, Daniel cetak rerata 11,4 point per game, dengan efektivitas sebesar 128.

Inilah yang diinginkan fans Lakers saat pada 15 Juni 2019 Anthony Davis datang di Los Angeles. Ini hari, Minggu, 20 September waktu ditempat, Lakers menang di game ke-2 final Daerah Barat melalui shooting fenomenal dari Davis. Gim-gim seperti berikut yang membuat James kangen bermain di Staples Center. Lakers makin optimistis dapat memperoleh gelar ke-17 pada musim ini.

“Ini. Ini ialah fakta untuk apa mereka membawaku kesini,” kata Davis pada Allie LaForce dari TNT.

Shooting tiga angka Davis untuk kemenangan 105-103 atas Denver Nuggets, memanglah bukan shooting kemenangan di fina, atau minimal memenangi salah satunya babak playoff. Sebab ada banyak pekerjaan yang perlu dilaksanakan semasa final Daerah Barat menantang Nuggets yang musim ini susah untuk ditaklukkan.

Tapi mengingat kondisinya, patutlah fans Lakers beri pujian kesuksesan itu. Ketinggalan satu point, dengan 2,1 detik sisa saat bola masuk. Keadaan yang hasilnya mengagetkan buat fans Lakers, sekaligus juga kekesalan yang dalam untuk simpatisan Nuggets.

“Satu perihal yang saya berharap AD punya malam hari ini, dengan shooting yang dia bikin, saya mengharap kami bermain di Staples (Center),” kata LeBron James. “Tujuan saya, kami benar-benar rindukan fans kami. Serta saya cuma dapat memikirkan. Kemungkinan atap Staples Center akan meledak waktu AD lakukan shooting malam hari ini. Saya akan suka bila ia mempunyai peristiwa itu, sebab saya ketahui bagaimana rasa-rasanya buat saya.”

James mengingat laga Game 2 dari final Daerah Timur 2009

Waktu itu, James melepas shooting paling akhir yang bawa Cleveland Cavaliers menang 96-95 atas Orlando Magis. Bertepatan waktu itu Magis diperintah oleh Dwight Howard yang sekarang jadi partnernya di Lakers.

Kebalikannya, Davis memang ingin berada di keadaan seperti saat ini. Ia ingin alami desakan seperti sekarang ini. Itu penyebabnya Davis putuskan keluar dari New Orleans Pelicans. Saat di Pelicans, Davis cuma sekali bermain diperputaran ke-2 (semi-final daerah). Tidak lebih dari itu.

“Karena hanya teamnya belum cukup baik untuk capai peristiwa ini, bukan bermakna ia tidak hebat,” kata pelatih Lakers Frank Vogel. “Kami lihat itu malam hari ini. Tidaklah heran buat saya. Tidaklah heran buat semua anggota team.”

Memang awalannya, tidak ada agunan jika Lakers dapat juara musim ini dengan kedatangan Davis. Tetapi Davis kerja sama juga dengan James memberikan keyakinan Rob Pelinka untuk isi daftar pemain di seputar mereka. Pelinka sendiri ikhlas dipandang seperti manager umum yang menurut beberapa kata pemain. Tetapi, Pelinka ingin penuhi kemauan Davis serta James supaya mereka nyaman di atas lapangan.

“LeBron akan memberitahumu (geram),” ingat Davis. “Tetapi desakan itu membuat saya berasa jika tiap shooting yang saya bikin harus masuk. Saya mempunyai keyakinan diri untuk lakukan shooting. Saya mengakui, ini ialah yang buzzer beater paling besar dalam karier saya.”

“Saat saya tinggalkan (New Orleans) saya cuma ingin berkompetisi untuk titel juara, serta saya ketahui jika peristiwa semacam ini tiba dengannya, khususnya di Los Angeles, salah satunya team besar di NBA.”

Bukan tanpa ada fakta, Lakers berseragam “Mamba Black” mereka pada Minggu malam. Karena, Vogel sendiri kenakan seragam itu untuk memberi motivasi bermain semakin besar buat pemainnya.

“Kami berasa bermain sedikit tidak sama dengan seragam itu,” kata Davis. “Setiap saat kami menggunakannya, keyakinan diri ini semakin besar.”

Positif Tiada Lagi DesmoDovi di MotoGP 2021 – Andrea Dovizioso mengawali debutnya di MotoGP bersama tim satelit Honda, JiR Team Scot MotoGP pada 2008. Pada musim perdananya, ia mengoleksi 1 podium dan bertengger di peringkat 5 klasemen akhir. Setahun kemudian, Dovi naik strata ke tim pabrikan menggantikan posisi juara dunia MotoGP 2006, Nicky Hayden.

Positif Tiada Lagi DesmoDovi di MotoGP 2021

Positif Tiada Lagi DesmoDovi di MotoGP 2021

Bersama dengan Dani Pedrosa, Dovi mengibarkan bendera Repsol Honda di musim 2009 hingga 2011. Di tahun terakhirnya bersama Honda, ia berhasil menempatkan diri di peringkat ke-3 di bawah Casey Stoner (Ducati) dan Jorge Lorenzo (Yamaha). Setelah Hayden menjadi juara dunia pada 2006, tak ada rider Honda yang mampu mempersembahkan mahkota juara dunia ke pabrikan Jepang itu. Baru setelah Casey Stoner bergabung ke squad inti Honda pada 2011, Honda kembali menjadi jawara.

Sempat membela Yamaha selama setahun, Dovi didatangkan ke Bologna untuk menemani Nicky Hayden membesut Desmosedici GP13 pada 2013. Sejak saat itu, ia tak berhenti memperbarui kontrak dengan tim yang akrab dengan kelir merah itu. Delapan tahun bersama Ducati, Andrea Dovizioso mempersembahkan 3 kali posisi runner up secara beruntun dari 2017 hingga 2019. Penampilan Dovi di MotoGP bersama 3 pabrikan berbeda –Honda, Yamaha dan Ducati– bisa dibilang cukup konsisten.

Ducati memiliki kans menjadi juara dunia setelah beberapa tahun lamanya pengembangan berada di bawah pengawasannya

Prestasi terendahnya adalah saat pertama kali bergabung dengan Ducati yakni di peringkat ke-8. Itu pun lalu ditebusnya dengan perlawanannya terhadap dominasi Marc Marquez. Dovi sempat bersitegang dengan bos Ducati Corse, Gigi Dall’Igna dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu diamini oleh manajer Dovi, Simone Batistella. Namun Batistella hanya menyebutnya sebagai ketegangan profesional yang dapat berimbas pada kemajuan proyek Ducati di MotoGP. Dall’Igna yang sejak 2013 bergabung dengan Ducati di MotoGP, merasa.

Dia menganggap Dovi harus bekerja lebih keras untuk meraih posisi prestis sebagai juara dunia. Namun Dovi justru berpendapat bahwa Dall’Igna lebih fokus pada peningkatan power Desmosedici alih-alih memperbaiki permasalahan klasik Ducati yakni kemampuan bermanuver di tikungan.

Perpanjangan kontrak Dovi di Ducati diberitakan sempat terkatung-katung beberapa lama. Masalah krusial terakhir yang menjadi hambatan adalah besaran gaji. Kepada Dovi, manajemen Ducati mengajukan syarat pemotongan gaji jika ia masih akan membela tim Itali itu pada musim depan. Tahun ini pun, terkait dengan pandemi, hal yang sama pun akan diterapkan kepada pebalap utama Ducati itu.

Tak mencapai kesepakatan, akhirnya pada hari ini (15/8) melalui Direktur Olahraganya, Paolo Ciabatti, Ducati resmi mengumumkan bahwa Ducati dan Dovizioso akan berpisah pada penghujung musim ini. Satu kursi tim pabrikan Ducati sudah pasti akan diisi oleh Jack Miller. Miller yang kini membalap untuk tim satelit Ducati, Pramac Racing, beberapa bulan lalu sudah mengantongi kontrak bersama Mission Winnow Ducati untuk menggantikan Danilo Petrucci.

Berita mundurnya Dovi tentu menimbulkan beberapa spekulasi penggantinya

Salah satu kandidat kuat adalah Johann Zarco. Zarco yang tahun lalu hampir saja mundur dari MotoGP, didatangkan ke Reale Avintia Racing yang kala itu masih menjadi tim privateer. Perekrutan pebalap Perancis itu pun penuh drama. Karel Abraham yang terusir sempat bersitegang dengan manajemen Esponsorama, badan di balik Avintia Racing, karena dirinya sudah memenuhi kewajibannya sebagai pay rider hingga 2020. Bergabungnya Zarco pun menaikkan strata.

Avintia dari tim privateer menjadi tim satelit Ducati, paling tidak selama dua tahun mendatang (hingga 2021). Mengenai Zarco, Dall’Igna sendiri berjanji akan membantunya jika ia kompetitif di atas Desmosedici*. Dan pada GP Ceko pekan lalu, secara mengejutkan Zarco mampu finish di urutan ke tiga. Jauh di depan para pebalap Ducati lainnya. Kemungkinan ke dua adalah Cal Crutchlow. Tergeser oleh kehadiran Alex Marquez di LCR Honda, Cruthlow kemungkinan akan meninggalkan Honda. Salah satunya adalah kembali ke Ducati.

Pebalap Inggris itu pada musim 2014 menjadi pebalap di Ducati meski hanya mampu mengakhiri musim di peringkat ke-13. Cruthlow mengaku bahwa hingga saat ini hubungannya dengan para punggawa Ducati seperti Ciabatti, Dall’Igna dan Tardozzi masih cukup hangat. Dan dirinya akan sangat senang jika Ducati memanggilnya untuk kembali menunggangi Desmosedici pada 2010 mendatang. Selain Zarco dan Cruthlow, ada nama lain yang merupakan rekan setim Miller di Pramac Racing, yakni Francesco Bagnaia.

Bukan tak mungkin Bagnaia direkrut karena pengalamannya bersama Ducati sejak 2019 lalu. Di Jerez dan Andalucia, ia mampu tampil impresif saat kualifikasi dengan menduduki grid ke-4 dan ke-3. Nama terakhir yang bisa disebut tak lain adalah Jorge Lorenzo. Lorenzo yang pensiun pada akhir tahun lalu mengaku telah melakukan negosiasi dengan Ducati sebagai salah satu solusi jika negosiasi dengan Dovi gagal*. X-Fuerra sebelum bergabung dengan Honda, selama 2 tahun membela Ducati bersama Dovi. Tentu menarik bisa melihat Dovi kembali bersama Ducati.

MotoGP Tiga Seri Berlalu Yamaha Yahud Honda Babak Belur – Dari 3 seri yang sudah berlangsung, Yamaha menjadi tim dengan performa paling mantap. Tiga pebalapnya berhasil menempati 3 posisi teratas klasemen sementara. Masalah di Balik Performa Yahud Yamaha. Sempat dikabarkan akan mengganti konfigurasi mesin dari 4 silinder segaris ke V4.

MotoGP Tiga Seri Berlalu Yamaha Yahud Honda Babak Belur

MotoGP Tiga Seri Berlalu Yamaha Yahud Honda Babak Belur

Yamaha akhirnya masih menggunakan mesin dengan konfigurasi lama pada musim 2020. Bersama Suzuki, pabrikan ini berjibaku menghadapi mesin-mesin V4 Honda, Ducati, KTM dan Aprilia. Pada test pra musim di sirkuit Valencia akhir tahun lalu, Valentino Rossi memberikan penilaian positif pada performa motornya*. Dibandingkan musim 2019 yang membuat performa Yamaha tak konsisten hingga pertengahan musim, mesin baru diyakini dapat mendongkrak penampilan para rider tim garputala pada musim ini.

Dari 3 seri yang sudah berlangsung, Yamaha menjadi tim dengan performa paling mantap. Tiga pebalapnya berhasil menempati 3 posisi teratas klasemen sementara. Dan semua ridernya pernah mencicipi podium. Quartarato menjadi kampiun pada seri perdana di Jerez dan seri ke dua di Andalucia, Spanyol. Sementara Maverick Vinales berhasil mengekor di posisi ke-2 di kedua seri tersebut. Pada seri ke-3 Brno, Ceko pekan lalu.

Valentino Rossi pun tak ketinggalan. Rider 41 tahun itu menguasai podium 3 di Andalucia. Namun di balik performa ciamik itu, ternyata Yamaha tengah dirundung masalah. Masalah mesin (engine failure) menggagalkan penampilan Rossi di Jerez dan Morbidelli di Andalucia. Keduanya harus mundur saat balapan berlangsung. Sementara masalah menghampiri Vinales dan Quartararo saat latihan.

Giliran Franco Morbidelli yang tampil sebagai finisher ke-3

Asumsi pun beredar, bahwa mesin Yamaha tak kuat menghadapi temperatur tinggi. Asumsi itu diperkuat dengan tak bermasalahnya Yamaha di Brno yang mempunyai suhu relatif lebih rendah dari 2 sirkuit di Spanyol. Namun hal itu ditepis bos Yamaha MotoGP, Lin Jarvis. Untuk mengetahui permasalahan sesungguhnya, Yamaha pun mengirim sampel mesin ke Jepang untuk diinvestigasi. Hingga seri ke tiga, Yamaha sudah menggunakan 3 hingga 4 mesin dari 5 jatah mesin yang bisa digunakan di musim ini.

Vinales dan Morbidelli sudah menggunakan 5 jatah mesin mereka, sementara Rossi dan Quartararo sudah membuka mesin ke empat. Menghadapi 11 seri mendatang termasuk besok di sirkuit Spielberg Austria, sanggupkah Yamaha mempertahakan performa awal musimnya? Kita lihat saja. Cidera berkepanjangan ahlinya ahli tim Honda, Marc Marquez, membuat Honda menjadi pesakitan. Tahun lalu pun sebenarnya cukup mewakili tak sehatnya performa Honda.

Hanya mendudukkan 2 pebalapnya di 10 besar klasemen akhir cukup menjadi indikator bahwa terjadi ketimpangan di squad sayap terbang. Diakui atau tidak, fakta menunjukkan bahwa Marquez adalah satu-satunya pebalap Honda yang terlihat nyaman di atas RC213V. Gap yang jauh antara Marquez dan Cal Crutchlow yang bercokol di peringkat ke-9 menguatkan hal itu. Dan kini, ketidakhadiran The Baby Alien menjadi bencana bagi Honda.

Merekrut juara dunia ke squad utama hingga kini tak membuahkan hasil positif sama sekali

Dari 3 seri yang dilakoninya, hanya sekali Alex Marquez berhasil finish di 10 besar. Mengantongi 13 poin, adik kandung Marc Marquez itu kini menempati posisi ke-13 klasemen sementara. Pebalap tim LCR Honda, Takaaki Nakagami menjalani awal musim dengan lebih baik. Secara konsisten ia mampu mengakhiri lomba di posisi 10 besar. Sementara rekan setimnya.

Cal Crutchlow nampaknya masih belum mampu tampil 100% selepas mengalami cidera pergelangan tangan jelang balap di Jerez awal bulan lalu. Manajer tim Honda, Alberto Puig menyatakan bahwa hingga kini Marquez masih fokus pada pemulihan cideranya. Ia diprediksi baru bisa turun pada seri ke-6 di sirkuit Misano 13 September mendatang.* Jika prediksi itu akurat berarti Marquez hanya mampu mengumpulkan maksimal 225 poin dari 9 seri yang dijalani.

Itu pun kalau dia konsisten memenangi seri. Sementara hingga kini, Quartararo sebagai pemimpin klasemen sudah mengantongi 59 poin diikuti Vinales dengan 42 poin. Jelas, mempertahankan gelar menjadi pekerjaan amat berat bagi Marquez dan Honda untuk saat ini. Namun bukan berarti tak mungkin. Karena semua bisa terjadi di lintasan balap.

Lihat Lagi Klasemen MotoGP 2020 Jelang MotoGP Austria – Begini gambaran persaingan di klasemen MotoGP 2020 untuk sementara. Menjelang balapan MotoGP Austria di Red Bull Ring pada akhir pekan. Persaingan kelas primer di MotoGP 2020 memasuki seri keempatnya. Pekan ini ada MotoGP Austria yang bakal dilangsungkan di sirkuit Red Bull Ring.

Lihat Lagi Klasemen MotoGP 2020 Jelang MotoGP Austria

Merujuk pada jadwal MotoGP Austria 2020, rangkaian aktivitas di lintasan akan diawali dengan sesi-sesi latihan pada hari Jumat (14/8) ini. Sesi latihan terakhir yang dilanjutkan dengan kualifikasi berlangsung Sabtu (15/8) besok, yang disusul. Kemudian dengan agenda balapan pada hari Minggu (16/8) di sirkuit Red Bull Ring, Spielberg.

Seperti halnya balapan di Jerez, sirkuit Red Bull Ring akan menjadi medan. Persaingan dalam dua seri balapan yang digelar secara berturut-turut. Jika di Jerez ada MotoGP Spanyol dan MotoGP Andalusia pada seri pertama dan kedua, Red Bull Ring punya MotoGP Austria pada pekan ini dan MotoGP Styria yang dilangsungkan pada pekan depan.

Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) berjaya dalam kedua balapan di Jerez, sedangkan MotoGP Ceko pada pekan lalu dimenangi oleh rookie Brad Binder dari tim utama KTM.

Dari tiga balapan sejauh ini sudah ada dua pemenang berbeda

Hasil-hasil itu membuat klasemen MotoGP 2020 untuk sementara ini masih dikuasai oleh Quartararo yang berada di posisi teratas dengan 59 poin hasil dari dua kemenangan dan finis ketujuh di Brno, Ceko.MotoGP Austria 2020 Hujan atau Tidak? Ini Kata Fabio Quartararo. Posisi kedua ditempati oleh Maverick Vinales dengan 42 poin. Rider Monster Energy Yamaha itu berhasil jadi runner-up dalam dua balapan di Jerez tapi tercecer ke posisi 14 di Brno.

Sementara posisi ketiga di klasemen MotoGP 2020 untuk sementara ini ditempati oleh Franco Morbidelli (31 poin), yang merupakan rekan satu tim Quartararo. Hasil-hasil sejauh ini sekaligus membuat tiga posisi teratas dikuasai oleh para rider Yamaha.

Juara bertahan Marc Marquez masih absen dalam MotoGP Austria pekan ini. Rider Repsol Honda itu menjadi satu dari tiga rider yang belum punya poin di klasemen MotoGP 2020, bersama Germany Stefan Bradl yang baru tampil satu kali di Brno sebagai pengganti Marc Marquez dan rookie Iker Lecuona dari tim KTM.

Jelang F1 GP Spanyol Mercedes Kembali Khawatirkan Masalah Ban – Mercedes mengalami masalah ban dalam dua balapan terakhir Formula 1 di Sirkuit Silverstone. Problem serupa dikhawatirkan kembali terulang di GP Spanyol akhir pekan ini. Sebelumnya di GP Inggris pada 2 Agustus lalu, Lewis Hamilton memang meraih kemenangan dengan kondisi satu ban depannya pecah.

Jelang F1 GP Spanyol Mercedes Kembali Khawatirkan Masalah Ban

Jelang F1 GP Spanyol Mercedes Kembali Khawatirkan Masalah Ban

Namun masalah itu membuat rekan setimnya, Valtteri Bottas, harus finis di urutan ke-11. Kemudian sepekan berselang di GP 70th Anniversary, masalah ban kembali menghinggapi Mercedes. Cuaca panas membuat ban mereka cepat melepuh dan membuat strategi pit stop mereka berantakan.

F1 GP Anniversary: Verstappen Raih Kemenangan Perdana Musim Ini Hal ini dimanfaatkan Max Verstappen yang akhirnya meraih kemenangan. Hamilton dan Bottas sendiri cuma finis di urutan kedua dan ketiga. Jelang balapan di Sirkuit Barcelona, Minggu (16/8), Hamilton pun ragu timnya bisa lepas dari masalah ban itu.

Pasalnya, GP Spanyol tahun ini digelar pada Agustus, bukan Mei seperti tahun-tahun sebelumnya. Dengan demikian, cuacanya akan lebih panas dan bisa mempengaruhi performa ban. Saya pikir di trek ini, kami akan mendapat masalah serupa seperti pekan lalu, mungkin, terutama bila kondisi cuacanya panas. Mungkin tak seburuk sebelumnya tapi tetap menjadi tantangan,” kata Hamilton, dikutip dari Crash.

Strategi Ban Jadi Kunci Kemenangan Verstappen di GP Anniversary Dengan pilihan ban yang sama seperti pekan lalu, maka akan jadi tantangan yang benar-benar serius bagi kami,” jelas driver Inggris itu. Senada, Bottas pun memperkirakan hal serupa. Ia bahkan menyebut hal ini jadi keuntungan bagi dua pebalap Red Bull Racing, yakni Verstappen dan Alexander Albon.

Saya setuju, hal itu akan jadi tantangan besar bagi kami. Saya belum lihat ramalan cuacanya, tapi kelihatannya suhu saat balapan akan hangat. Sepertinya Red Bull, mereka sangat kuat dalam balapan di cuaca panas,” jelas Bottas.

MotoGP Kian Gila Brad Binder Juarai Sirkuit Brno 2020 – Dekade lalu orang bosen nonton MotoGP karena The Doctor malang melintang merajai bapan selama bertahun-tahun. Lalu datang lagi baby alien dari planet kenthir, untuk kemudian merajai balapan pula dan membuat pebalap lain tampak seperti “jaran kepang. Sihir alien tersebut baru kemudian sirna setelah lengannya patah terbelah dua di sirkuit jerez pada perhelatan pertama seri MotoGP kemarin.

MotoGP Kian Gila Brad Binder Juarai Sirkuit Brno 2020

MotoGP Kian Gila Brad Binder Juarai Sirkuit Brno 2020

Fans baby alien MM93 kemudian gegana, gelisah galau merana dengan mengatakan kalau balapan sekarang tidak akan seru karena Marc Marquez tidak bisa ikutan. Maverick Vinales dan Dovizioso kemudian tertawa sumringah berharap ketiban rezeki dengan absennya MM93. Namun kemudian lahir pula alien baru yang membalap dengan penuh percaya diri tanpa gelisah, melibas tikungan penuh pesona tanpa cela, membuat pebalap lain tampak seperti badut jenaka. Alien baru itu diketahui bernama Fabio Quartararo.

Menjelang MotoGP Brno ini, para penggemar MotoGP hakul yakin kalau Fabio akan kembali mengasapi para seniornya itu dengan mudahnya. Namun apa yang terjadi sodara-sodara sebangsa setanah air? Pemimpin klasemen balapan yang bernama Fabio itu bahkan harus terbirit-birit dari kejaran Takaaki Nakagami untuk bisa mencapai garis finish di posisi ketujuh.

Belum sirna kekaguman khalayak pecinta Lucinta Luna, eh MotoGP kepada Fabio Quartararo, eh ternyata telah lahir pula alien baru bernama Brad Binder. Binder ini secara kasat mata kemudian mengasapi para pebalap lain jauh di belakangnya. Wow! hanya kata itu saja yang bisa terucap dari bibir hamba sahaya melihat aksi berani dari seorang Brad Binder ini. Padahal, bersama Alex Marquez yang juga adalah adik kandung dari Marc Marquez, Binder adalah rookie AKA “anak bawang” baru di kelas MotoGP tahun ini.

Musim 2019 lalu KTM kurang berhasil

Bergabung dengan KTM, Binder menjadi “bawang putih” sedangkan Alex menjadi “bawang merah” kala bergabung dengan Honda. Tanpa membuang waktu dan bensin lagi, penulis yang juga merupakan pengamat MotoGP kelas cetek bin abal-abal ini langsung membakar menyan untuk melakukan penerawangan. Yah, menyan itu diperlukan karena penulis bukanlah seorang pengamat berlisensi ataupun mantan pebalap trek-trekan tingkat RT maupun Kecamatan misalnya. Selain tidak punya SIM C, penulis ternyata juga tidak bisa mengendarai motor sport.

Sulit menjelaskan secara detail apa yang terjadi pada balapan di sirkuit Brno kemarin. Binder dengan RC16 unggul dominan atas Morbidelli, Zarco dan pebalap lainnya. RC16 kini memang semakin cepat. Apalagi setelah Dani Pedrosa menjadi test rider KTM. Pedrosa kemudian mengembangkan kemampuan KTM RC16 yang berkiblat kepada Honda RC213V ini, dengan target untuk mengunggulinya kelak. Pada 18 November 2018 lalu, KTM RC16 meraih podium pertamanya setelah Pol Espargaro berhasil finish di posisi ke-3 MotoGP Valencia.

Namun KTM belumlah secepat Honda apalagi Ducati. Tentu ada faktor lain yang membuat mereka dominan pada sirkuit ini. Itulah yang membuat penulis mengalihkan perhatian kepada konstruksi motor KTM termasuk suspensinya, dan kemudian layout dan kondisi sirkuit Brno ini. Setelah diterawang, ternyata ada benang merah yang menghubungkan kesemua faktor di atas terhadap faktor hoki Binder dan KTM, sehingga mereka bisa cuan di sirkuit ini.

Adalah fakta kalau trek sirkuit ini sudah lama tidak dilapis ulang, sehingga dari tahun ketahun kondisinya semakin memburuk. Grip ban dengan aspal menjadi problem utama di sirkuit ini. Pada lintasan tertentu ditemukan beberapa titik bumpy, trek bergelombang yang memaksa pebalap harus berhati-hati agar tidak highside. Tetapi masalah utama adalah buruknya lapisan aspal yang membuat ban kehilangan daya cengkram di permukaan aspal.

Namun pengembangan RC16 sukses karena hasilnya bisa dilihat seperti sekarang ini

Raja “tikungan cantik” sekelas Fabio Quartararo saja sampai kehilangan nyali ketika merasakan ban belakangnya melintir ketika ia melibas tikungan dengan gayanya. Ketika Fabio mencoba beradapatasi dengan tikungan tersebut agar tidak mati gaya, maka ia segera saja kehilangan pesonanya untuk kemudian dengan gampang disalip pebalap lain. Selain karena aspal Brno yang sudah lama tidak memperoleh re-surfacing, salah satunya menurut Fabio adalah karena layout Brno yang turun naik.

Perubahan elevasi membuat posisi roda belakang dan roda depan tidak lagi balance. Jadi butuh strategi dan upaya fisik tertentu untuk memberikan load/beban tambahan pada roda belakang agar motor bisa stabil. Apalagi lapisan aspal yang buruk dan bergelombang semakin menambah penderitaan. Itulah yang menurut Fabio roda belakang seperti floating atau melayang. Hal inipun sudah dirasakan Fabio sejak sesi Latihan bebas. Namun hingga akhir balapan, Fabio belum juga menemukan solusi untuk permasalahan ini.

Brno yang terletak di perbukitan dengan lintasan naik-turun ini secara umum memang bukan sirkuit yang ramah untuk motor pengusung mesin I-4 Inline seperti Yamaha dan Suzuki. Apalagi lapisan aspal Brno yang buruk membuat keunggulan I-4 Inline kala melibas tikungan cepat menjadi sia-sia. Brno adalah rumah yang nyaman bagi motor pengusung mesin V4 seperti Honda, Ducati dan KTM.

Jangan ragu dan jangan pula lupa kalau KTM bersama WP Suspension

Pada sepuluh balapan terakhir, hanya sekali saja Yamaha berhasil menjuarainya, yakni ketika Jorge Lorenzo menjadi jawara di tahun 2015. Jadi penulis angkat topi buat Morbidelli (posisi 2) Rins (posisi 4) dan Rossi (posisi 5) Sebab tanpa perjuangan keras, mustahil mereka akan bisa mencapai posisi itu.

Brno adalah kandang tim KTM. Sialnya awal Juli kemarin KTM diperbolehkan melakukan tes privat selama dua hari di Brno. Dani Pedrosa sebagai test rider KTM kemudian menjajal RC16 sampai maksimal untuk mencari mapping setup yang paling pas buat KTM di sirkuit ini. Artinya berkat masukan dari Pedrosa, kini para pebalap KTM jadi paham betul karakter Brno ini. Kapan dan dimana harus gas pol, kapan dan di titik mana harus melakukan pengereman. Dalam hal ini memang para pebalap KTM sudah unggul setengah langkah.

Mesin KTM RC16 sendiri dipersenjatai mesin konfigurasi V4 1.000cc empat silinder, mirip dengan Honda dan Ducati. Namun konstruksinya memang beda sendiri dari tim lainnya. KTM memakai sasis tubular baja, serta suspensi depan/belakang semuanya buatan WP Suspension. Sementara mayoritas pabrikan lain menggunakan sasis deltabox alumunium twin spar, plus suspensi buatan Ohlins. Dulu ada juga yang memakai suspensi buatan Showa.

rajanya balapan “garuk tanah.” Kondisi ekstrim (bagi MotoGP) Brno tentu saja belum ada apa-apanya dibanding ketika duet “sasis teralis baja- shockbreaker WP Suspension” ini harus terbanting dari ketinggian beberapa meter kala berjumpalitan di pertandingan motorcross.

Kini semua tim selain KTM memakai suspensi Ohlin

Jadi kini sekarang sudah ketemu rahasia kesuksesan Binder dan KTM di Brno ini. karakter sirkuit yang “keras” rupanya sangat tjotjok dengan sasis teralis baja dan suspensi dari WP. Dipadu dengan mesin RC16 yang kian kencang, jadinya ibarat kwetiau goreng komplit dikasih saus tiram. Catatan lainnya, hampir semua pebalap mengeluhkan kondisi sirkuit Brno. Tapi kebanyakan hanya mengomel saja tanpa mau berusaha keras mencari solusi.

Padahal mereka memakai motor tim pabrikan yang terbaik, tetapi lebih suka untuk menyalahkan kondisi sirkuit. Hal sebaliknya justru dilakukan The Doctor. Rossi justru tampak menikmati balapan tanpa mau menyalahkan kondisi trek yang buruk. Kalau penulis punya jargon, “menulis untuk senang-senang,” maka Rossi juga punya jargon, “membalap untuk senang-senang.

Tahun lalu gelar juara Marquez terputus pas lagi sayang-sayangnya. “Cintanya” dirampok Dovizioso pas di tikungan terakhir. Minggu depan Marquez belum bisa main. Dovi juga tampaknya belum bisa maksimal setelah mengalami cedera berat. Vinales juga masing angin-anginan seperti biasanya. Mungkin pertarungan seru akan terjadi diantara Fabio, Morbidelli, Binder, Zarco, Rins dan Pol Espargaro kalau beliau ini tidak crash.

KTM Bukan Pabrikan Kaleng kaleng – Pasca kemenangan. Brad Binder di GP Ceko kemarin, pabrikan KTM menjadi buah bibir pecinta balap motor diseluruh dunia. Pasalnya, untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka tim pabrikan asal Austria itu bisa memenangi balapan di kelas premier.

KTM Bukan Pabrikan Kaleng kaleng

KTM Bukan Pabrikan Kaleng kaleng

Tentu banyak yang terkejut dengan kemenangan yang diraih oleh KTM. Karena selama ini kejuaraan motogp biasanya hanya diperebutkan oleh 3 tim pabrikan saja yaitu Honda. Yamaha dan Ducati. Sedangkan tim pabrikan lain seperti Suzuki, Aprilia dan KTM masih dianggap sebelah mata, kehadiran mereka di arena balap motogp hanya sebatas pelengkap dan tim penggembira.

KTM memang masih terbilang pendatang baru di balapan motogp. Mereka mulai masuk dan meramaikan peta persaingan di kasta tertinggi balap motor dunia ini di tahun 2017. Namun sebenarnya KTM bukanlah pendatang baru di dunia balap, mereka punya prestasi dan pengalaman yang cukup bagus di ajang Moto3 dan moto2.

Sistem penjaringan pembalap sudah tersusun dengan rapih

Mereka mempersiapkan dan mempromosikan pembalap hasil didikan dari “akademi” yang mereka buat sendiri. Binder merupakan salah satu buah yang dihasilkan dari investasi panjang KTM. Sejak kelas moto3 dan moto2, Binder merupakan pembalap tim KTM.

Dari sisi motor, paket RC16 terus mereka kembangkan secara serius. Salah satu bukti keseriusannya mereka merekrut eks pembalap Honda Dani Pedrosa untuk membantu percepatan pengembangan motor. Jalan bagi KTM memang masih sangat panjang, namun sinyal bahwa mereka akan jadi penantang serius di motogp sudah mulai terlihat. Bahkan selevel Valentino Rossipun meyakini bahwa KTM akan ikut meramaikan peta persaingan kejuaraan.

Paket motor yang semakin kompetetif yang didukung oleh para pembalap muda bertalenta memang akan menjadi ancaman serius bagi tim-tim lainnya. Dan jangan pernah dilupakan bahwa tim motogp KTM berada dibawah naungan dinasti olah raga Red Bull yang sangat menggurita di dunia olah raga saat ini. Red Bull bukan hanya jadi sponsor bagi tim olah raga, namun secara agresif mereka membeli dan mendevelop berbagai tim olah raga, seperti di sepakbola, hoki, balapan mobil, F1 dan motogp.

Sehingga banyak yang meyakini support dana yang didapatkan tim KTM dari induk Red Bull untuk paket pengembangan motor RC16 akan terus mengalir dan tidak terbatas. Red Bull tentu punya misi khusus untuk bisa memenangkan kejuaraan ini. Mereka punya gengsi, kehadirannya tentu tidak mau hanya sebatas tim pelengkap dan penggembira balapan saja. Apalagi jadi tim medioker.

Brad Binder Juara MotoGP Brno Tim Satelit Sapu Bersih Podium – Podium Brno hari ini dihiasi wajah-wajah rider yang tidak biasanya berdiri di podium. Brand Binder menjadi juara seri Republik Ceko hari ini, diikuti Franco Morbidelli di podium dua dan Johann Zarco di podium tiga. Quartararo yang dijagokan jadi juara malah nggak masuk top 5. Lagi trouble kayaknya dia.

Brad Binder Juara MotoGP Brno Tim Satelit Sapu Bersih Podium

Brad Binder Juara MotoGP Brno Tim Satelit Sapu Bersih Podium

Marc Marquez masih belum bisa mengikuti balapan karena pemulihan pasca operasi. Pecco Bagnaia juga absen setelah cedera akibat jatuh di FP1 Czech GP. Musim MotoGP 2020 banyak kepotong gara-gara pandemi. Absen balapan karena cedera akan jadi kerugian yang cukup besar.

Hari ini peraih podium Czech GP berasal dari tim satelit. Tim pabrikan sedang tak berkutik. Valentino Rossi cuma mampu finis kelima di belakang rider Suzuki, Alex Rins. Maverick Vinales malah lebih parah, ia finis ke 14. Tim Ducati juga sama nggak mampu berbuat banyak juga. Dovizioso hanya mampu finis ke 11 setelah memulai balapan dari posisi 18.

Balapan berlangsung dalam 21 lap. Johann Zarco memulai balapan dari posisi pole. Tapi saat start, Morbidelli melakukan start sempurna dan melaju ke depan. Brad Binder menyodok ke posisi 4. Lalu naik lagi ke posisi 3 di lap ketiga. Top three saat ini adalah Morbidelli, Quartararo dan Brad Binder. Lap keempat, Binder head to head dengan Quartararo berebut posisi dua. Rossi yang start dari posisi 10 masih terseok di posisi delapan. Joan Mir dan Leucona jatuh dan out dari balapan.

Lap ketujuh, Pol Espargaro menguntit Binder. Tapi Binder gaspol dan lewati Quartararo di posisi dua. Crew KTM berteriak. Quartararo tambah turun posisi setelah kena overtake Pol Espargaro. Dua rider KTM di posisi 2 dan 3, tapi podium masih jauh dari rengkuhan, wong balapan baru masuk lap kesembilan. Lap kesepuluh, Pol Espargaro melebar dan Quartararo balik lagi ke posisi 3. Pol menyentuh motor Zarco ketika sama-sama memasuki tikungan.

Apes buat Pol ia hilang keseimbangan dan berakhir di gravel

Brno selesai untuk Pol. Nggak jadi podium deh. Insiden Pol dan Zarco diinvestigasi Race Director. Hasilnya adalah, Zarco kena long lap penalty gara-gara insiden ini. Terlihat Paolo Ciabati, Sporting Director Ducati protes berat dengan hukuman ini. Lap ke 11, Zarco naik ke posisi 3 setelah lewati Quartararo. Top three saat ini adalah Morbidelli, Binder dan Zarco. Lap ke 22, Rossi naik ke posisi 6, lumayan.

Gap Morbidelli dan Binder kian tipis. Sembilan lap tersisa, Binder sukses lewati Morbidelli buat posisi 1 dan langsung gaspol membuat jarak dengan Morbidelli. Crew KTM hore hore. 7 lap tersisa, Quartararo dapat ancaman dari Alex Rins. Rins head to head dengan Quartararo berebut posisi 4. Rossi di posisi 6 nonton aja. Rins berhasil lewati Quartararo buat posisi 4. Nggak mau kalah, Rossi juga lewati Quartararo buat posisi 5. Baru bangun nih The Doctor.

5 lap tersisa, Zarco melakukan hukuman Long Lap Penalty. Bahkan setelah melakukan penalty, Zarco nggak kehilangan posisi, ia tetap di posisi 3. Pacenya bagus emang. Posisi saat ini adalah Binder, Morbidelli, Zarco, Rins, Rossi, Oliveira dan Quartararo. Kalo nggak bikin kesalahan, Binder bisa juara.
Alex Rins panas hati diasapi Zarco. Ia tempel ketat Zarco dan bersaing buat posisi tiga. Dua lap tersisa, jarak Zarco ke Rins terpaut 0,397 detik.

Sementara Binder aman dari Morbidelli, keduanya terpaut 3 detik. Sayang Rins kehabisan waktu. Garis finis di depan mata. Rins kudu puas finis keempat. Not bad Rins. Menangnya Brad Binder jadi sejarah KTM, di mana Binder adalah satu-satunya rider KTM yang menang di kelas premier. Binder juga jadi rider Afrika Selatan pertama yang menjuarai MotoGP. Congratulations Binder. Berikut hasil selengkapnya MotoGP seri Brno dan klasemen sementara MotoGP 2020

Rider Afrika Selatan Membuat Sejarah di MotoGP – GP Brno Ceko yang baru saja berlangsung beberapa jam lalu. Membuat para penonton dilayar kaca berdecak kagum, bagaimana tidak, diluar dugaan dan prediksi seri ketiga. Perhelatan balapan para raja lintasan kali ini ternyata dimenangkan oleh rider asal. Afrika Selatan yang menunggangi motor pabrikan asal negeri tetangga Republik Ceko yaitu Austria.

Rider Afrika Selatan Membuat Sejarah di MotoGP

Rider Afrika Selatan Membuat Sejarah di MotoGP

Brad Binder yang mengendarai motor KTM berhasil menjadi juara pada MotoGP disusul Franky Morbidelli dan Johan Zarco. Zarco yang strat dari posisi terdepan tidak bisa mempertahankan posisinya sejak start dimulai. Posisinya langsung diambil oleh Morbidelli yang menunggangi motor Yamaha.

Binder merupakan rookie di MotoGP musim ini, ia membalap dengan sempurna bersama motornya sehingga tak ayal ia pun. Dapat dengan mudah meraih kemenangan setelah beberapa lap dengan sabar membuntuti Morbidelli di posisi pertama. Kemenangan ini adalah yang perdana bagi KTM sejak bergabung di MotoGP 2016 silam.

Naas bagi rekan setim Binder, Pole Espargaro yang harus pupus harapan menyentuh garis finish karena motornya tersenggol Zarco sehingga ia terjatuh dan tidak dapat melanjutkan balapan.

Binder juga mencatatkan namanya sebagai pembalap Afrika Selatan pertama yang dapat menenangkan balapan di kelas utama MotoGP. Hebatnya lagi ia berhasil menang dengan motor yang masih dalam tahap pengembangan, tidak ada yang menyangka KTM dapat meraih kemenangan di seri kali ini.

Ia hanya butuh 3 balapan untuk bisa meraih kemenangan, dan ia menjadi pembalap pertama yang meraih kemenangan di musim perdananya di MotoGP setelah Marc Marquez tahun 2013 di GP Austin, Amerika.

Kemenangan ini juga membuat untuk kali pertamanya lagu kebangsaan Afrika Selatan berkumandang di podium MotoGP.

Binder kini berada di posisi kelima klasemen sementara dengan raihan 28 poin, dibawah Andrea Dovizioso yang berada di posisi keempat dengan 31 poin.

Pembuktian Master Real atau Palsu – Dunia persilatan sedang heboh saat ini. Hal ini diawali dari pernyataan yang dilakukan oleh Chintya Candranaya yang dianggap telah mendiskreditkan olahraga MMA diakun youtubenya. Video tersebut sebenarnya telah dihapus oleh Chintya di chanel youtubenya akan tetapi telah mengundang banyak reaksi para praktisi MMA Indonesia.

Pembuktian Master Real atau Palsu

Pembuktian Master Real atau Palsu

Salah seorang Youtuber ternyata sempat menyimpan video Chintya yang dianggap telah mendiskreditkan MMA. Sebelum isu ini merebak, Chintya dan gurunya Master Agus dari perguruan Harimau Utara sebenarnya sudah menimbulkan kehebohan tersendiri dengan kedigdayaannya. Bayangkan saja, Seorang master Agus mengaku pernah mengalahkan 200 orang seorann diri dan muridnya. Chintya candranaya mampu mengalahkan 40 orang dengan 5 orang mati ditempat dan sisanya kerumah sakit dan ada yang meninggal dirumah sakit.

Pernyataan yang cukup membuat para praktisi tersinggung adalah ketika Chintya mengatakan jika. MMA tidak efisien dalam pertarungan jalanan, kemudian Master Agus Two. Hundred mengatakan jika beladirinya terlalu mematikan jika harus dibawa bertarung di MMA.

Melalui Chanel youtubenya, Theo dan rekan-rekan pun mengajukan tantangan terbuka kepada Chintya dan Master Agus. Tantangan ini dimaksudkan untuk membuka kebenaran akan kesaktian yang dimiliki Chintya dan Master Agus. Hal ini sangat penting menurut Rudy Agustian demi memberi edukasi kepada masyarakat agar tidak mencerna bulat-bulat seluruh konten yang ada di Youtube.

Ada beberapa kasus yang menyatakan jika anak-anak yang terpengaruh dengan konten Chintya mengalami cedera dikaki dan tangan karena mengikuti latihan Chintya yang memukul durian hingga pecah bersama batu yang ada dibawahnya, menendang tembok dengan tulang kering dan lain sebagainya.

Pencak silat memang olah raga tradisional Indonesia yang telah diakui oleh dunia keefektifannya dalam bertahan, Akan tetapi mendiskreditkan MMA adalah sebuah bentuk kecerobohan. Karena sebagian petarung berprestasi di MMA adalah para pesilat.

Publik juga harus bisa memilah antara konten fake ataupun yang real. Jika yang dipertontonkan bukanlah hal yang normal bisa dilakukan manusia lebih baik dianggap hiburan dan jangan ditiru. Kini para praktisi dari MMA sedang melakukan perjalanan ke Lampung dengan tujuan bersilaturahmi dengan perguruan Hariamu Utara dengan dimediaisisasi oleh kepolisian setempat.

Kita tunggu saja hasil silaturahmi tersebut agar kebenaran bisa terungkap. Apakah kesaktian CC40 dan Master Agus Two Hundred adalah real or fake.

Toto Wolff Ungkap Alasan Mercedes Perpanjang Kontrak Valtteri Bottas – Kepala Tim Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff mengaku senang karena timnya berhasil mengamankan jasa Valtteri Bottas untuk balapan Formula One (F1) musim 2021 mendatang. Ya, Bottas yang seharusnya bakal mengakhiri kontrak dengan Mercedes di akhir musim 2020, kini sudah diperpanjang selama satu tahun lagi.

Toto Wolff Ungkap Alasan Mercedes Perpanjang Kontrak Valtteri Bottas

Toto Wolff Ungkap Alasan Mercedes Perpanjang Kontrak Valtteri Bottas

Menariknya, lagi-lagi Mercedes hanya mengontrak Bottas selama satu musim saja. Hal tersebut sudah dilakukan Mercedes kepada Bottas semenjak mereka bekerja sama pada F1 2017 silam. Jadi,. Total Mercedes sudah lima kali mengontrak Bottas dengan durasi satu musim saja.

Wolff sendiri enggan memberikan alasan mengapa Mercedes melakukan hal tersebut. Satu hal yang pasti, Mercedes pastinya selalu percaya kepada Bottas dan kepercayaan itu akan terus berlanjut hingga F1 2021. Untuk alasan mengapa Mercedes akhirnya yakin mengontrak Bottas karena menurut Wolff pembalap asal Finlandia itu kini mulai berhasil memperlihatkan kemampuan terbaiknya. Wolff merasa bahwa awal F1 2020 menjadi momen di mana Bottas mampu tampil sangat baik.

Karena melihat Bottas yang sudah sangat berkembang itu, Mercedes pun pada akhirnya langsung memberikan kontrak baru kepada pembalap berusia 30 tahun tersebut. Menariknya, rekan setim Bottas, Lewis Hamilton belum mendapatkan kontrak sama sekali dari Mercedes.

Berkat driver asal Inggris itu, Mercedes pun mampu mendominasi gelar juara F1 dalam beberapa tahun terakhir tersebut. Kami sangat senang Valtteri akan tetap bersama tim setidaknya satu musim lagi (bersama Mercedes). Kami rasa Valtteri berada di tahun terkuatnya dari apa yang kami lihat selama ini. Baik dalam hal performa di trek, juga secara fisik dan mental,” ungkap Wolff, dilansir dari Crash.

Padahal bisa dikatakan Hamilton adalah pembalap utama Mercedes dalam beberapa tahun terakhir

Dia berada di urutan kedua dalam kejuaraan (F1 2020), menyelesaikan musim lalu di peringkat kedua dan memainkan peran yang sangat penting dalam kinerja tim kami secara keseluruhan. Saya yakin bahwa kami memiliki pasangan pembalap terkuat di F1 hari ini,”tambah bos Mercedes tersebut.

Menandatangani Valtteri adalah langkah pertama yang penting dalam mempertahankan kekuatan ini untuk masa depan. Valtteri adalah pria yang pekerja keras dan sangat jujur serta memiliki hubungan baik dengan seluruh tim, termasuk rekan setimnya,” lanjut Wolff.

Saya menantikan untuk melihat dia terus meningkatkan standar bersama kami tahun ini dan tahun 2021,” tutupnya. Kami sangat senang Valtteri akan tetap bersama tim setidaknya satu musim lagi (bersama Mercedes). Kami rasa Valtteri berada di tahun terkuatnya dari apa yang kami lihat selama ini. Baik dalam hal performa di trek, juga secara fisik dan mental,” ungkap Wolff, dilansir dari Crash.

Dia berada di urutan kedua dalam kejuaraan (F1 2020), menyelesaikan musim lalu di peringkat kedua dan memainkan peran yang sangat penting dalam kinerja tim kami secara keseluruhan. Saya yakin bahwa kami memiliki pasangan pembalap terkuat di F1 hari ini,”tambah bos Mercedes tersebut

Menandatangani Valtteri adalah langkah pertama yang penting dalam mempertahankan kekuatan ini untuk masa depan. Valtteri adalah pria yang pekerja keras dan sangat jujur serta memiliki hubungan baik dengan seluruh tim, termasuk rekan setimnya,” lanjut Wolff. Saya menantikan untuk melihat dia terus meningkatkan standar bersama kami tahun ini dan tahun 2021,” tutupnya.

Di Piala Thomas Kita Wajib Mewaspadai Tim Malaysia nya Flandy Limpele – Beberapa media di Malaysia rupanya senang memunculkan optimisme. Malah, bila perlu, optimisme itu dimunculkan setinggi mungkin. Mungkin maksudnya agar pembacanya, yakni masyarakat di sana, juga ikut termotivasi ketika membacanya. Asal jangan kelewat pede yang malah bisa jadi senjata makan tuan. Seperti ketika menyikapi hasil undian (drawing) Piala Thomas 2020.

Di Piala Thomas Kita Wajib Mewaspadai Tim Malaysia nya Flandy Limpele

Di Piala Thomas Kita Wajib Mewaspadai Tim Malaysia nya Flandy Limpele

Media Malaysia The Star misalnya, mereka membuat judul menggoda mata yang menganggap tim. Malaysia di Piala Thomas akan dengan mudah lolos ke fase selanjutnya. “Badminton: M’sia draws easy path to knockout stages of Thomas Cup,” begitu judul The Star. Lalu, di bagian kalimat pembuka (lead)Five-time winners Malaysia will have a clear path to knockout stages of the. Thomas Cu Finals din Aarhus, Denmark, from October 3-11.

Dalam berita tersebut, The Star juga memberitakan bahwa tim putra Malaysia dapat melakukan balas dendam kepada. Indonesia usai sebelumnya kalah 1-3 di ajang Badminton Asia Team Championships pada awal Februari 2020 lalu. Meski, The Star juga menilai bahwa Indonesia adalah satu-satunya lawan yang patut diperhitungkan. Malaysia dalam Grup A Thomas Cup 2020 yang akan digelar di Denmark pada awal Oktober nanti.

Judul dan ulasan media Malaysia tersebut berbeda dengan beberapa judul dan ulasan di media Indonesia dalam menyikapi hasil undian Piala Thomas dan Piala Uber 2020 tersebut. Beberapa media di Indonesia memilih judul ‘normatif’ dengan sekadar menyampaikan informasi hasil undian Piala Thomas dan Piala Uber 2020. Seperti CNN Indonesia yang menulis judul: “Hasil Undian Thomas Uber Cup 2020: Indonesia vs Malaysia. Sulit menemukan media yang memajang judul ‘meledak’. Palingan hanya harapan agar tim Indonesia melakukan yang terbaik di Denmark pada awal Oktober nanti.

Seperti Kompas.com yang menulis judul “Piala Thomas dan Uber 202, Membawa Trofi Pulang ke Indonesia. Grup A “mudah diprediksi”, Indonesia dan Malaysia berpeluang lolos. Sebenarnya, sah-sah saja ketika media Malaysia menulis ulasan kelewat pede demi membangkitkan semangat pemain-pemain Malaysia di Piala Thomas Uber dua bulan mendatang. Terlebih, di atas kertas, bila bicara peluang tim berdasarkan materi pemain, faktor masa lalu, dan juga head to head, persaingan di Grup A Piala Thomas 2020 memang terbilang mudah untuk diprediksi.

Mewaspadai sektor ganda yang kini dilatih Flandy Limpele

Dengan akan ada dua tim yang lolos ke babak perempat final, mudah untuk menyebut Indonesia dan Malaysia lebih diunggulkan ketimbang Belanda dan Inggris. Kecuali bila hanya ada satu tim yang lolos dari tiap grup, itu akan lebih mendebarkan. Memang, apapun masih bisa terjadi di lapangan. Namun, selama ini, Belanda dan Inggris memang tak punya ‘amunisi cukup’ untuk tampil kejuaraan beregu yang memainkan lima game.

Negara Eropa yang punya kekuatan merata untuk bermain dalam lima pertandingan beregu di nomor putra adalah Denmark. Terbukti, Denmark memang menjadi satu-satunya negara Eropa yang seringkali tampil di babak penting Piala Thomas. Bila begitu, tanpa meremehkan Belanda dan Inggris, hitung-hitungan di Grup A hanya tinggal siapa yang akan menjadi juara grup, Indonesia atau Malaysia. Dan itu tentunya akan bergantung hasil pertemuan kedua negara tetangga ini.

Dalam beberapa pertemuan terakhir di kejuaraan beregu, tim putra Indonesia lebih unggul dari tim Malaysia. Di Piala Thomas 2018 di Bangkok, Thailand, Indonesia bertemu Malaysia di babak perempat final. Kala itu, Malaysia masih diperkuat beberapa pemain seniornya seperti Lee Chong Wei dan ganda Goh V Shem/Tan Wee Kiong yang merupakan peraih medali perak Olimpiade 2016. Hasilnya, tim Indonesia menang 3-1. Lalu, di final beregu putra d SEA Games 2019 di Manila, Filipina pada pertengahan Desember tahun lalu, tim putra Indonesia bertemu Malaysia di final.

Hasilnya, tim putra Indonesia jadi juara dan membawa pulang medali emas usai mengalahkan Malaysia 3-1. Pertemuan terakhir tim putra Indonesia dan Malaysia terjadi di final Badminton Asia Team Championship (BATC) alias Kejuaraan Beregu Asia yang digelar di Filipina pada 16 Februari 2020 lalu. Lagi-lagi, tim Indonesia mengalahkan Malaysia dengan skor 3-1. Sebagai informasi, di final Kejuaraan Beregu Asia 2020 tersebut, tiga kemenangan Indonesia, dua diantaranya didapat dari sektor ganda.

Cheam June Wei yang mengalahkan Jonatan Christie di game ketiga

Yakni lewat pasangan Marcus Gideon/Kevin Sanjaya yang mengalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik di game kedua. Serta Mohammad Ahsan yang mendadak dipasangkan dengan Fajar Alfian dan menjadi penentu kemenangan di game keempat atas Ong Yew Sin/Teo Ee Yi. Satu kemenangan lainnya diperoleh Anthony Sinisuka Ginting yang menjadi pemain pertama. Ginting menang atas tunggal putra terbaik Malaysia saat ini, Lee Zii Jia dengan straight game 22-20, 21-16. Malaysia mendapat satu kemenangan lewat tunggal putra.

Karena Indonesia sudah unggul 3-1, game kelima antara Shesar Hiren Rhustavito melawan Leong Jun Hao, tidak dimainkan. Komposisi pemain yang dimainkan di BATC 2020 itu sangat mungkin akan menjadi materi bagi kedua negara di Piala Thomas nanti. Terlebih karena tidak adanya turnamen sejak terakhir All England 2020 awal Maret lalu. Tentu akan sulit memilih pemain baru yang lebih siap. Di atas kertas, Indonesia memang berpeluang kembali menang atas Malaysia. Namun, pemain-pemain Indonesia kali ini wajib waspada.

Sebab, meski pemainnya mungkin sama, tetapi permainan, ketahanan fisik, dan mentalitas pemain-pemain Malaysia di Piala Thomas 2020 nanti, bakal berbeda. Utamanya di sektor ganda. Itu tidak lepas dari sentuhan pelatih ganda asal Indonesia, Flandy Limpele. Flandy yang spesialis ganda dan pernah empat kali tampil di Olimpiade, direkrut oleh Badminton Association of Malaysia (BAM) untuk memoles sektor ganda putra Malaysia.

Penampilan menyerang ganda putra India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty yang meraih gelar Thailand Open 2019 dan runner-up French Open 2019 dan masuk rangking 10 besar dunia, tidak lepas dari polesan Flandy. Nah, di negeri jiran, fokus Flandy kini memoles ganda putra terbaik Malaysia, Aaron Chiah/Soh Wooi Yik yang kini menempati ranking 9 dunia dan juga ganda kedua, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi (rangking 17 dunia).

Pelatih asal Manado berusia 46 tahun ini terbilang sukses memoles ganda putra India

Dikutip dari badmintonplanet.com, Flandy langsung memberikan latihan keras untuk pemain-pemain ganda putra Malaysia. Khusus untuk Aaron dan Soh, Flandy bahkan menambah waktu latihan selama 45 menit demi menggenjot ketahanan fisik dan juga kecepatan mereka. Chia yang merupakan peraih medali emas SEA Games 2019 bersama Soh, menyebut kehadiran Flandy yang merupakan pelatih keempat mereka, telah menghadirkan semangat baru. Dia mengaku menikmati pola latihan yang diberikan Flandy. Terlebih di masa kevakuman turnamen.

Setiap pelatih membawa pola dan perspektif masing-masing dalam latihan dan permainan. Kami menyerap yang terbaik dari setiap pola latihan pelatih dan filosofi mereka. Dalam wawancara dengan badmintonplanet.com, Flandy menyebut ada banyak hal yang perlu diperbaiki di sektor ganda putra Malaysia sebelum tampil di Piala Thomas 2020. Utamanya ketahanan fisik dan mental pemain.

Saya akan menggunakan semua pengalaman saya untuk mencoba mengeluarkan kemampuan terbaik Chia/Soh. Saya akan menekankan pada disiplin dan juga kekompakan antar pemain,” ujarnya. Kehadiran Flandy di tim Malaysia memang harus diwaspadai Indonesia. Apalagi, bila merujuk hasil di BATC 2020 Februari lalu, Indonesia unggul karena dominan di dua sektor ganda. Dengan penampilan Anthony Ginting yang stabil dan bisa diandalkan sebagai pemain pertama, Indonesia tinggal mengoptimalkan dua sektor ganda lewat Marcus/Kevin, Hendra/Ahsan atau Fajar/Rian untuk memenangi total lima game.

Kejuaran beregu adalah dengan mengoptimalkan dua sektor ganda lantas mencari satu kemenangan di sektor tunggal, atau sebaliknya memenangi dua sektor tunggal dan memburu satu kemenangan di ganda putra. Seiring polesan Flandy Limpele, tim Malaysia kini tentu berharap bisa memaksimalkan dua sektor ganda putra untuk merebut poin dalam lima game.

Mengintip Kekuatan Calon Lawan Indonesia di Penyisihan Grup Piala Thomas 2020 – Perhelatan Piala Thomas dan Uber akan segera dimulai. Setelah sempat ditunda, akhirnya turnamen ini akan diselenggarakan pada tanggal 3-11 Oktober 2020 di Aarhus, Denmark. Sedianya turnamen akan berlangsung tanggal 16-24 Mei kemudian diundur menjadi 15-23 Agustus 2020 namun karena belum memungkinkan juga, akhirnya kembali ditunda karena pandemi covid-19.

Mengintip Kekuatan Calon Lawan Indonesia di Penyisihan Grup Piala Thomas 2020

Menilik kiprah Indonesia di Piala Thomas dapat dibilang membanggakan.

Sejarah mencatat, hanya ada 5 negara yang pernah keluar menjadi juara di Piala Thomas yakni China, Indonesia, Jepang, Denmark, dan Malaysia. Pada turnamen Thomas Cup tahun ini, Indonesia sendiri berada di grup A bersama musuh bebuyutan serumpun Malaysia, Belanda, dan Inggris. Dalam undian yang diselenggarakan di markas BWF, Kuala Lumpur Malaysia, Indonesia ditempatkan sebagai unggulan pertama sehingga memungkinkan tim Indonesia tidak satu grup dengan negara kuat seperti China, Jepang, dan Denmark.

Sepanjang sejarah perhelatan Piala Thomas, Indonesia sudah memenangi gelar sebanyak 13 kali. Hanya kalah dari China yang sudah mengoleksi 14 gelar. Gelar terakhir tim Indonesia diraih pada tahun 2002 di Guangzhou, China. Saat itu, Taufik Hidayat dan kawan-kawan mengalahkan Malaysia di Final dengan skor 3-2. Pada kesempatan kali ini, Indonesia diperkuat skuad utama Pelatnas Cipayung diantaranya Anthony Sinisuka Ginting (peringkat 6 BWF), Jonathan Christie (7), dan Shesar Hiren Rustavito (18) di sektor tunggal putra.

Untuk sektor ganda putra, Indonesia diperkuat pasangan Marcus Gideon Fernaldi / kevin Sanjaya Sukamuljo (peringkat 1 BWF), Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan (2), dan Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto (6). Dengan komposisi yang sangat mumpuni maka tidak heran Tim beregu putra Indonesia diprediksi akan menjadi juara grup A. Tidak diragukan lagi, tim Thomas Malaysia adalah lawan terkuat digrup ini. Sepanjang sejarah perhelatan Piala Thomas, mereka telah membawa pulang gelar sebanyak 5 kali. Terakhir mereka mengalahkan tim Indonesia dengan skor 3-2 di Final Thomas Cup 1992 saat mereka menjadi tuan rumah di Kuala Lumpur.

Menilik kiprah Indonesia di Piala Thomas dapat dibilang membanggakan

Malaysia juga tercatat sebagai negara pertama yang berhasil menjuarai Piala Thomas pada tahun 1949. Malaysia sendiri ditempatkan sebagai unggulan ke-7 pada turnamen kali ini. Mereka memiliki skuad utama yang tidak dapat dipandang remeh. Sebagai tunggal utama, prestasi Lee Zii Jia tidak bisa dipandang sebelah mata. Pemain berusia 22 tahun tersebut berhasil menjadi semifinalis Malaysia Master pada Januari 2020 dan Semifinalis All England 2020.

Ia pernah mengalahkan tunggal andalan Indonesia, Jonathan Christie dibabak pertama All England 2020. Oleh negaranya, ia diproyeksi menjadi the next Lee Chong Wei. Di sektor ganda putra, pasangan Aaron Chia / Soh Wooi Yik adalah finalis All England 2019. Kala itu mereka dikalahkan oleh ganda putra Indonesia Muhammad Ahsan / Hendra Setiawan di final. Jangan lupa, tim Malaysia saat ini juga ditangani pelatih top asal Indonesia yakni Hendrawan yang dipercaya memoles tunggal putra dan Flandy Limpele di ganda putra.

Pertemuan terakhir tim beregu putra Indonesia melawan Malaysia terjadi pada bulan Februari 2020 lalu. Ketika itu Indonesia berhasil membungkam Malaysia 3-1 pada Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia yang berlangsung di Manila, Filipina. Diluar Denmark, praktis sebenarnya belum ada tim Eropa lain yang mampu menembus dominasi negara-negara Asia di sektor bulutangkis putra. Inggris yang telah berpartisipasi sebanyak 15 kali di perhelatan Piala Thomas hanya pernah sekali mencatatkan diri sebagai juara 3.

Itupun terjadi 36 tahun yang lalu tepatnya di tahun 1984. Itu sekaligus menjadi prestasi terbaik tim putra Inggris sejauh ini. Pada perhelatan kali ini, Inggris berada di urutan ke-10 dalam daftar unggulan BWF. Materi pemain yang dimiliki antara lain. Tunggal putra : Toby Penty (peringkat 52 BWF), Alex Lane (133), Sam Parsons (152).

Mengingat sebenarnya gagasan Thomas Uber itu dicetuskan oleh pebulutangkis Inggris

Saat itu ia dikalahkan oleh Koki Watanabe (Jepang). Untuk ganda putra, Marcus Ellis / Chris Langride sempat menembus Perempat final All England 2020. Mereka dikalahkan oleh Vladimir Ivanov / Ivan Sozonov dengan 18-21, 21-11, 8-21. Namun sebagai catatan, mereka sempat mengalahkan ganda muda Indonesia Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto di babak 16 besar. Cukup ironis sebenarnya melihat Inggris tidak bisa berbuat banyak di turnamen Thomas Uber Cup.

Bernama Sir George Alan Thomas dan Betty Uber. Nama mereka berdua akhirnya diabadikan sebagai nama turnamen beregu putra dan putri dunia, Thomas dan Uber Cup. Belanda berada di urutan ke-14 dalam urutan unggulan yang dipakai untuk drawing pembagian grup Thomas Cup. Dengan komposisi pemain yang dimiliki, rasanya Belanda memang sulit untuk lolos dari penyisihan grup.

Nama-nama diatas memang kurang terdengar ditelinga para pecinta bulutangkis nasional. Tunggal Utama mereka, Mark Caljouw mencatatkan prestasi terbaik di tahun 2020 adalah ketika mampu menembus babak Utama All England. Sayang ia dikalahkan oleh pebulutangkis jagoan Chinese Taipei, Chou Tien Chen. Sama dengan tunggal putra, di sektor ganda putra pun pasangan Jelle Maas/ Robin Tabeling hanya mampu sampai babak pertama All England 2020. Tim putra Belanda lolos ke Thomas Cup 2020 setelah menjadi semifinalis pada turnamen beregu putra Eropa.

Dalam sejarahnya, Belanda baru mengikuti kejuaraan Thomas Cup sebanyak 2 kali, termasuk pada 2020 ini. Sebelumnya mereka melakukannya di tahun 1998. Dilihat dari materi pemain dan prestasi, rasanya Inggris dan Belanda akan sulit lolos ke babak Perempat Final. Indonesia dan Malaysia diprediksi akan lolos dari grup ini. Maka menarik untuk ditunggu hasilnya, apakah Indonesia akan mampu keluar sebagai juara grup atau hanya runner up.

Usai Vakum Lama Siapkah Kita Tampil di Piala Thomas dan Uber 2020 – Federasi Bulutangkis Dunia (BWF). Menyampaikan pengumuman penting perihal nasib penyelenggaraan Piala Thomas dan Piala Uber 2020. BWF mengumumkan pembagian grup dari kontestan Piala Thomas dan Piala Uber 2020. Termasuk ada tim Indonesia di dalamnya. Proses pengundian ditayangkan secara langsung oleh BWF dari Kuala Lumpur, Malaysia.

Usai Vakum Lama Siapkah Kita Tampil di Piala Thomas dan Uber 2020

Usai Vakum Lama Siapkah Kita Tampil di Piala Thomas dan Uber 2020

Undian itu digelar tepat dua bulan sebelum Piala Thomas dan Piala Uber digelar di Aarhus, Denmark pada 3-11 Oktober 2020 mendatang. Artinya, untuk saat ini, kejuaraan beregu dua tahunan ini diproyeksikan jalan terus. Tidak dibatalkan. Untuk Piala Thomas yang diikuti oleh 16 tim beregu putra, hasil undian menempatkan tim Indonesia berada di. Grup A bersama Malaysia, Belanda, dan Inggris. Sementara untuk Piala Uber yang juga diikuti oleh 16 tim putri, tim.

Di Piala Thomas kali ini, tim putra Indonesia diunggulkan di tempat pertama. Di atas kertas, pesaing utama Indonesia di fase grup adalah Malaysia. Merujuk head to head di pertemuan sebelumnya, salah satunya di final beregu putra SEA Games 2019, tim Indonesia yang diunggulkan di tempat pertama, seharusnya bisa menang atas Malaysia. Melansir dari Badmintonindonesia.org, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti menyebut, jika melihat materi pemain Indonesia saat ini.

Menurutnya, melihat kekuatan di atas kertas, Indonesia lebih unggul dari Belanda dan Inggris. Namun, Susy mengingatkan Anthony Ginting dkk untuk tidak menganggap enteng lawan. Kami punya kans. Kami mau bawa pulang Piala Thomas kembali ke Indonesia. Tapi, fokus awalnya ke babak delapan besar dulu. Khusus untuk tim Uber, Indonesia harus bekerja keras untuk menjadi juara grup B. Sebab, ini grup yang lumayan berat. Tim putri Indonesia yang menjadi unggulan kelima, harus bersaing dengan Korea dan Malaysia untuk lolos ke babak berikutnya.

Kita tahu, saat ini, Korea dan Malaysia memiliki tim putri yang cukup mumpuni selain China dan Jepang. Meski begitu, Susy optismistis tim putri Indonesia bisa lolos. Dia hanya berpesan agar Greysia Polii dan kawan-kawan bisa menjaga fokus dan bermain fight di lapangan. Korea memang kuat, tapi saya rasa peluang tetap ada. Melawan Malaysia dan Australia juga tidak boleh lengah, karena di pertandingan beregu, apapun bisa terjadi,” ujar Susy.

Pengumuman pengundian ini hanya berselang beberapa hari setelah woro woro BWF

Perihal pembatalan turnamen BWF World Tour yang sedianya akan digelar pada September mendatang. Ya, dengan alasan pandemi belum berakhir, empat turnamen yang seharusnya digelar pada September mendatang, yakni Taiwan Open (1-6 September), Korea Open (8-13 September), China Open (15-20 September), dan Japan Open (22-27 September), semuanya ditunda oleh BWF. Apa korelasi antara pembatalan turnamen BWF di bulan September dan pengundian Piala Thomas dan Piala Uber tersebut, tepatnya pengaruhnya bagi pemain-pemain Indonesia.

Sangat berpengaruh. Sebab, PP PBSI sejatinya ingin menjadikan turnamen di bulan September sebagai ajang pemanasan bagi pemain sebelum tampil di Piala Thomas dan Piala Uber di bulan berikutnya. Namun, apa mau dikata, BWF punya pertimbangan lain. Bahwa faktor kesehatan pemain, pelatih, ofisial dan semua elemen yang terlibat dalam pertandingan, menjadi pertimbangan paling penting BWF dibandingkan turnamen itu sendiri. Keputusan pembatalan turnamen-turnamen ini demi menjaga kesehatan pemain, penonton, volunteers dan anggota asosiasi.

Kami sangat kecewa karena harus membatalkan beberapa turnamen, namun keselamatan semua pihak yang terlibat adalah hal yang paling penting saat ini,” begitu pernyataan Thomas Lund, Sekretaris Jenderal BWF dalam rilis yang dimuat di situs resmi BWF. Nah, pertanyaannya, bila tidak ada turnamen pemanasan dan juga kevakuman pertandingan resmi BWF sejak Maret lalu.

Tentu saja, tampil membela negara memperebutkan trofi beregu paling bergengsi di bulutangkis tanpa bermain di turnamen selama lebih dari empat bulan, bukanlah persiapan ideal. Bisa dibayangkan, pemain-pemain merindukan ‘kesakralan’ pertandingan yang kelak bisa berakibat mereka harus beradaptasi dulu dengan situasi Piala Thomas dan Piala Uber. Mereka ditantang agar fisik dan pikiran mereka langsung klik dengan pertandingan.

PBSI siapkan turnamen simulasi

Toh, PBSI tidak akan tinggal diam. Mereka akan kembali ‘memanasi’ semangat kompetitif pemain-pemain Pelatnas agar tidak melulu berlatih dan berlatih saja. Setelah Juni-Juli, PBSI menggelar PBSI Home Tournament bekerja sama dengan MolaTV yang mempertandingkan lima sektor dengan mempertemukan pemain-pemain Pelatnas, induk olahraga bulutangkis tanah air ini kini berencana membuat ‘turnamen pemanasan’ menuju Piala Thomas/Uber 2020.

Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto mengatakan, PBSI akan kembali menggelar kejuaraan serupa, kali ini dengan format beregu Piala Thomas dan Uber. Menurutnya, tim Indonesia perlu wadah untuk melatih kesiapan jelang perebutan supremasi bergengsi tersebut. Kebetulan kami juga belum dapat kepastian lagi mengenai kejuaraan-kejuaraan resmi dari BWF. Oleh karena itu, kami perlu simulasi untuk mematangkan kesiapan pemain kami.

Menurut Budiharto, simulasi Piala Thomas dan Uber akan dilangsungkan di Pelatnas Cipayung pada awal September 2020. Para pemain akan dikelompokkan ke dalam beberapa grup dengan menggunakan format setengah kompetisi. Dan memang, persiapan untuk tampil di turnamen beregu seperti Piala Thomas/Uber, berbeda dengan persiapan tampil di turnamen perorangan. Sebab, dalam turnamen beregu yang memainkan lima pertandingan, kemenangan tim dihitung secara akumulasi.

Artinya, bila ingin juara, tim Indonesia harus memperkuat kekompakan, kerja sama tim, dan juga rasa percaya satu sama lain. Nah, kekompakan dan percaya diri itu bisa dipupuk lewat turnamen simulasi ini. Selain itu, turnamen simulasi nanti juga penting untuk mengimplementasikan protokol kesehatan di kejuaraan. Sehingga, pemain-pemain dan ofisial tim sudah terbiasa dengan penerapannya di Piala Thomas/Uber nanti.

Rindu tim Indonesia juara Piala Thomas dan Piala Uber

Adapun beberapa protokol kesehatan yang diterapkan saat turnamen Mola TV PBSI Home Tournament dulu agar bebas dari Covid-19, para hakim servis menggunakan masker dan face shield. Khusus hakim servis, tiap mengganti shuttlecock, mereka menggunakan hand sanitizer. Pada akhirnya, lama tidak tampil di pertandingan sesungguhnya, lantas langsung di kejuaraan beregu yang penuh gengsi dan tensi, memang bukan persiapan ideal.

Namun, siap atau tidak siap, pemain-pemain Indonesia harus siap tampil maksimal dengan situasi yang ada. Toh, bukan hanya pemain-pemain Indonesia yang merasakan kevakuman turnamen selama berbulan-bulan. Indonesia malah lebih lama “puasa gelar”. Tim putri Indonesia kali terakhir juara pada edisi 1996. Kala itu, tim putri Indonesia masih berstatus ‘the dream team’. Tim putri China masih belum ada apa-apanya.

Faktanya, tim putri Indonesia yang kala itu bermaterikan pemain-pemain seperti Susi Susanty, Eliz Nathaniel/Zelin Resiana, Mia Audina, Finarsih/Lili Tampi dan Meluawati, bisa menang telak 4-1 atas China di final. Padahal, tim putri China kala itu juga diperkuat pemain top macam Ye Zhaoying, Wang Chen, dan juga Zhang Ning yang merupakan andalan di sektor tunggal, serta ratu ganda putri dunia saat itu, Ge Fei/Gu Jun. Ah ya, raihan tim Indonesia di Piala Uber 1996 itu sekaligus mempertahankan gelar. Di tahun 1994, tim putri Indonesia juga juara di rumah sendiri lewat kemenangan 3-2 atas China.

Itu momen langka. Sepanjang sejarah, hanya kala itu, tim putri Indonesia bisa juara beruntun di Piala Uber. Berselang 24 tahun sejak kemenangan di Hongkong 1996, tim putri kita kesulitan ‘berbicara’ di Piala Uber. Namun, tahun ini, dengan materi yang cukup kompetitif dan kenyang pengalaman di turnamen BWF World Tour seperti Greysia Polii/Apriani, Gregoria Mariska.

Marc Marquez Mencoba Kejar Quartararo di Brno Bisakah – Sepekan telah berlalu, dan esok Minggu (9/8), Motogp akan kembali tergelar. Kali ini tuan rumahnya adalah salah satu negara Eropa yaitu Rep. Ceko dengan sirkuit identiknya, Brno. Berhubung ini masih di awal musim kompetisi, maka balapan di MotoGP masih menyimpan banyak keseruan. Salah satunya adalah siapa yang akan menjadi juara dunianya.

Marc Marquez Mencoba Kejar Quartararo di Brno Bisakah

Marc Marquez Mencoba Kejar Quartararo di Brno Bisakah

Jauh di luar prediksi, favorit utama juara dunia, Marc Marquez justru mengawali musim dengan tanpa poin, alias 0. Berbeda dengan para pesaingnya yang sudah mengumpulkan beberapa poin.

Dua pesaing terdekat, Vinales dan Dovizioso masing-masing telah mengoleksi 40 poin dan 26 poin. Modal mereka meski belum sepenuhnya bagus, tetapi dapat digunakan untuk menahan laju Marc untuk bersaing di pacuan juara dunia.

Itu membuat gap dengan Marc lebih banyak, 50 poin. Jarak ini memang bisa disalip jika Marc konsisten meraih tiga kemenangan secara beruntun, sedangkan Quartararo kehilangan konsistensi di barisan depan.

Hanya, situasinya akan berbeda jika dalam 3 balapan ke depan, Quartararo masih bisa bersaing di depan. Minimal podium kedua. Dengan tambahan 20 poin yang diraih secara beruntun, sudah dapat membuat El Diablo mengoleksi 110 poin–dalam 5 seri, unggul 35 poin dari Marc–maksimal 75 poin jika menang terus.

Jika berkaca pada dua balapan awal, strategi balap Quartararo cukup sulit disaingi oleh pembalap lain. Vinales seringkali keteteran dalam menjaga ritme balapnya, sedangkan Dovi masih berkutat pada faktor kebugaran fisik dan setelan motor.

Ditambah dengan keberhasilan Fabio Quartararo meraih dua kemenangan seri secara beruntun

Ditambah dengan keberhasilan Fabio Quartararo meraih dua kemenangan seri secara beruntun

Ini yang membuat Fabio Quartararo bisa ngacir di depan tanpa tersentuh pembalap lain. Dua hal yang bisa mengganjal lajunya di balapan Brno nanti dan sirkuit lain adalah karakter sirkuit dan Marc Marquez.

Karakter layout di Brno tentu sedikit berbeda dengan Jerez. Namun, sirkuit ini setidaknya masih ramah untuk karakter motor Yamaha. Hal ini dikarenakan ada sekitar 4 tikungan yang harus dilibas dengan kecepatan yang bagus saat berada di jalur tersebut.

Namun, jika merujuk pada rekam jejak pemenang di sirkuit tersebut, Marc Marquez adalah pemenang paling baru di sirkuit yang pertama kali menggelar balapan pada 1965. Marc juga mengukuhkan dominasi Honda di sirkuit ini yang telah 42 kali berada di podium pertama.

Marc memiliki kemampuan yang luar biasa untuk membawa motornya melibas banyak pembalap dalam waktu yang singkat.Seandainya dia tidak mengalami kecelakaan, bisa saja pemenang seri Jerez bukan Quartararo, melainkan Marc Marquez. Patokan ini pula yang membuat Marc masih dijagokan dapat langsung menyaingi Quartararo.

Dia pun diprediksi akan membiarkan Quartararo kabur duluan di awal-awal putaran sebelum kemudian ditempel ketat menjelang finis. Dengan kapasitas motornya yang (hanya) bisa dikendalikan oleh Marc, maka Quartararo bisa kembali menjadi korban pehape seperti musim 2019.

Hal ini juga selaras dengan kapasitas Honda bersama Marc jika merujuk pada balapan di Jerez

Hal ini juga selaras dengan kapasitas Honda bersama Marc jika merujuk pada balapan di Jerez

Namun, kepastian ini bisa sedikit diragukan jika Marc belum sepenuhnya fit, atau dia ingin bermain aman di balapan pertamanya pasca operasi. Meski strategi ini kurang bagus dalam kacamata kompetitif, namun untuk menjaga peluang juara masih cukup memungkinkan.

Hitung-hitungannya adalah mampu mencatatkan poin terlebih dahulu, dengan batas minimal 16 atau 20 poin–untuk level Marc. Lalu, ia perlu melihat siapa yang berada di depan. Jika itu Andrea Dovizioso atau Vinales, maka ada kemungkinan Marc akan membiarkan mereka menjadi juara Brno.

Vinales memang sebenarnya sangat diharapkan dapat memecahkan rekor buruk Yamaha yang terakhir juara seri Brno pada 2015 dengan pembalap andalannya, Jorge Lorenzo. Setelah itu, praktis hanya Honda yang superior dan sempat diselingi oleh Ducati pada 2018 lewat Dovi. Bahkan, pada musim itu dua pabrikan tersebut mengisi semua podium dengan Ducati menempatkan Dovi dan Lorenzo di urutan 1-2. Sedangkan Honda diwakili Marc Marquez (lagi).

Namun, situasinya akan diduga berbeda jika yang di depan adalah Quartararo. Bisa saja Marc akan mencoba menjegal dominasi pembalap Prancis tersebut, agar jarak poin antara dia dan Quartararo tidak terlalu jauh.

Quartararo pun diharapkan mampu berhitung untung-rugi ketika harus bersaing dengan Marc

Quartararo pun diharapkan mampu berhitung untung-rugi ketika harus bersaing dengan Marc

Karena di satu sisi dia harus menjaga tren positifnya sebagai juara seri, namun di sisi lain harus bermain aman jika ingin masih memimpin klasemen pembalap.

Jika dia mampu terus di depan hingga meraih kemenangan, maka Yamaha bisa bernapas lega, karena tren buruk mereka berhasil diakhiri oleh Quartararo. Namun, jika Quartararo melakukan kesalahan dan malah DNF, yang rugi tak hanya Yamaha tetapi juga sang pembalap.

Mereka bisa saja kembali memberikan jalan kepada Marquez untuk comeback ke jalur juara dunia. Itulah mengapa, pihak Yamaha perlu mendampingi persiapan Quartararo dengan baik termasuk mengelola untung-rugi.

Karena, ketika Marc Marquez kembali balapan, maka peluang juara pembalap Spanyol itu akan kembali terbuka, meski saat ini masih terlihat sulit. Namun, dengan kualitasnya, Marc diprediksi masih bisa menjaga asa untuk juara lagi. Dan, kampanye itu akan dimulai dari Brno. Jika Marc Marquez berhasil melalui seri tersebut dengan hasil terbaiknya, maka ada peluang baginya untuk kembali bersaing dengan para rival.

Menyuarakan Kerisauan Para Penggemar F1 di Indonesia – Bagi saya seorang penggemar F1, TV kabel adalah segalanya. Ya, itu mungkin hanyalah sedikit keluh kesah dari para penggemar F1 yang tidak bisa menyaksikan olahraga kesayangannya secara gratis. Terserah jika kalian menganggap hal tersebut berlebihan. Akan tetapi ini hanyalah upaya kecil untuk menyuarakan kerisauan yang telah saya alami selama 4 tahun terakhir.

Menyuarakan Kerisauan Para Penggemar F1 di Indonesia

Menyuarakan Kerisauan Para Penggemar F1 di Indonesia

Balapan F1, memanglah tidak sepopuler MotoGP ataupun sepakbola. Setidaknya hal itu dibuktikan dengan tidak adanya media televisi lokal yang mau berspekulasi untuk menyiarkannya. Kontras dengan apa yang terjadi kurang lebih sepuluh tahun lalu, saya masih bisa menjadi saksi ketatnya persaingan juara dunia antara Vettel, Alonso, dan Webber. Konfrontasi Vitali Petrov di balapan terakhir sangat efektif menahan lajur Alonso sehingga tidak bisa memperbaiki posisinya. Alonso sangat marah, tetapi Vettel begitu ceria, kebertolak belakangan yang dramatis menghiasi terangnya lampu yang menyinari setiap sudut Sirkuit Yas Marina.

2011, 2012, 2013, dua media televisi ternama secara bergantian sempat memfasilitasi keinginan pecinta F1 di tanah air. Akan tetapi tahun 2014 pada akhirnya F1 menghilang dari pertelevisian Indonesia. Entah mengapa, yang jelas kebutuhan saya akan hiburan dari ajang balap ini sirna dalam seketika. Sedih, itu relatif, tergantung dilihat dari perspektif mana saya memaknainya. Jika dilihat berdasarkan kacamata para pencari hiburan yang pragmatis, tentu tidak. MotoGP pun sudah cukup untuk membuat akhir pekan saya berwarna.

Tetapi apabila dilihat berdasarkan pendalaman akan esensi dari balapan itu sendiri, tentu saya sedih. Bagi saya menonton balapan bukan hanya sekedar hiburan pragmatis. Dimana menyaksikan jagoan saya menang, kemudian pergi tidur dengan wajah tersenyum. Bro, itu saja tidak cukup. Saya suka sajian persaingan yang terimplikasi nyata diatas aspal sirkuit. Saya suka mendengar deru mesin yang berisik. Bahkan saya suka cara setiap pembalap dalam menikung. MotoGP dan F1 memiliki perbedaan yang sangat mencolok untuk masalah ini. Sehingga referensi yang saya dapatkan setiap pekannya akan sangat beragam, meski itu hanya di layar kaca.

Kehilangan satu balapan maka hilang pula referensi serta pengalaman tersebut

Hingga saya menyadari bahwasannya stigma mayoritas masyarakat akan balap jet darat sangat berbeda. Semakin lara, ketika menyadari bahwasannya saya berada dalam kelompok yang minoritas dalam bersudut pandang. Terbukti ketika saya dan para pecinta balapan F1 yang lain kini harus mengalah dan menerima kenyataan bahwa tidak ada satu pun televisi Indonesia yang bersedia menyiarkan ajang balap ini.

Pada dasarnya ada 3 persoalan mendasar di balik tidak disiarkannya ajang balap F1 di televisi Indonesia, antara lain. Sebagai ajang balap mobil paling bergengsi di dunia, membuat FIA jumawa untuk mematok harga hak siar yang sangat tinggi. Diketahui salah satu televisi dari Italia Sky Sports saja rela menggelontorkan uang sebanyak 30 juta pound demi hak siar ajang balap ini. Tentunya dengan harga yang sangat tinggi, menjadi pertimbangan yang cukup memberatkan bagi televisi Indonesia.

Dengan biaya hak siar yang tinggi, tidak sebanding dengan rating yang tidak menjanjikan. Berdasarkan catatan sepanjang tahun 2019 lalu, penonton televisi ajang balap F1 dari seluruh dunia selama satu musim hanya mencapai 471 juta pasang mata saja. Sangat jauh jika dibandingkan pada tahun 2008 lalu yang mencapai 600 juta pasang mata. Selain biaya hak siar yang tinggi, penurunan jumlah penonton yang signifikan membuat pelaku industri televisi Indonesia enggan menyiarkannya. Saya memiliki pendapat bahwasannya dominasi Mercedes sudah sangat keterlaluan.

Di satu sisi itu adalah prestasi yang tak terbantahkan, akan tetapi di sisi lain hal tersebut sedikit menggeser makna dari sebuah kompetisi. Saya pribadi cukup jengah dengan dominasi tim pabrikan asal Jerman ini karena dominasinya seakan abadi. Pengembangan mereka seperti satu tahun lebih unggul dari tim maupun pabrikan lain. Entah mungkin karena teknologi serta pendanaan yang lebih unggul atau faktor lainnya.

Selamat untuk fans tim Mercedes karena kalian bisa terus tidur nyenyak di hampir setiap akhir pekan

Tapi saya hanya ingin mengungkapkan bahwa hal tersebut adalah salah satu faktor yang membuat balapan F1 sedikit tersisihkan. Dominasi satu tim dan pembalap membuat suguhan-suguhan menarik dalam persaingan pun menjadi minim. Itulah yang membuat F1 kehilangan tempat di hati masyarakat Indonesia dan juga sebagian masyarakat dunia.

Coba komparasikan dengan MotoGP. Balapan ini memiliki stigma yang positif di negara kita. Ditambah lagi bumbu-bumbu persaingan yang jauh lebih menarik untuk memancing spekulasi dan perdebatan. Dalam konteks ini MotoGP berhasil berbicara dalam segi entertain, aspek lain yang bisa dikatakan tabu akan tetapi sangat penting dari hanya sekedar deru mesin belaka. Sementara di ajang balap F1, dramatisasi yang terjadi tidaklah ekstrim, bahkan cenderung datar dan membosankan. Stigma inilah yang terlanjur melekat sehingga suguhan-suguhan yang menarik pun tidaklah cukup untuk membuat banyak masyarakat.

Indonesia rela meluangkan waktunya selama hampir dua jam menyaksikan ajang balap ini. Di sisi lain, Michael Schumacher bersama Ferrari pernah melakukan hal yang sama di masa lalu, atau dominasi McLaren di awal 90-an dengan prestasi yang mentereng bersama Senna dan Prost. Akan tetapi substansi persaingan pada saat itu masih sangat lekat. Tidak seperti saat ini yang bisa dikatakan sedikit kendor. Itulah sedikit keluh kesah yang saya alami saat ini. Beruntung sekali adanya TV kabel serta koneksi Wi-fi yang membuat fasilitas dalam menyaksikan balapan F1 masih bisa terpenuhi.

Bagi kalian yang tidak memiliki fasilitas tersebut, anggap saja artikel ini mewakili keresehan kalian. Satu artikel sama sekali tidak sebanding dengan kesulitan dan perjuangan kalian untuk menyaksikan ajang balap jet darat di akhir pekan. Akan tetapi saya hanya berharap dengan adanya artikel ini bisa menjadi awal positif untuk mengembalikan hal-hal yang kini telah hilang.

Hasil Kualifikasi F1 GP Inggris 2020 Lewis Hamilton Jadi yang Tercepat – Sesi kualifikasi seri ketiga kejuaraan dunia Formula One (F1) musim 2020 yang berlangsung di Grand Prix (GP) Inggris telah rampung dilangsungkan, Sabtu (1/8/2020) malam WIB. Dalam sesi ini, pembalap Tim Mercedes AMG Petronas, yakni Lewis Hamilton, jadi yang tercepat.

Hasil Kualifikasi F1 GP Inggris 2020 Lewis Hamilton Jadi yang Tercepat

Hamilton sendiri memang menjalani pekan balap di F1 GP Inggris 2020 dengan performa yang cukup menjanjikan. Sempat menempati posisi kelima pada sesi latihan bebas pertama, Hamilton berhasil memperbaiki catatannya di FP2 dengan menghuni posisi dua.

Sementara pada sesi FP3, Hamilton kembali jadi pembalap dengan catatan waktu terbaik kedua. Ya, dalam sesi tersebut, The Boss –julukan Hamilton– harus puas 0.138s dari rekan setimnya, yakni Valtteri Bottas.

Akan tetapi ketika menjalani sesi kualifikasi F1 GP Inggris 2020, Hamilton mampu tampil begitu mendominasi. Ya, pada Q1 F1 GP Inggris 2020, Hamilton mampu mencatatkan waktu terbaik dalam satu putaran, 1 menit 25.900 detik.

Lewis Hamilton Berharap Bisa Balapan Tiga Tahun Lagi di F1. Hamilton mencatatkan waktu terbaiknya kala turun di sesi kualifikasi F1 GP Inggris 2020, saat menjalan Q3. Ya, pada sesi Q3, pembalap berusia 35 tahun tersebut berhasil mencatatkan waktu 1 menit 24.303 detik.

Hamilton pun berhak memulai balapan di F1 GP Inggris 2020 dari posisi paling depan. Sementara di posisi kedua, terdapat nama Bottas. Ya, Tim Mercedes memang cukup mendominasi jalannya sesi kualifikasi F1 GP Inggris 2020.

Sedangkan pada posisi ketiga terdapat pembalap Tim Red Bull-Honda, yakni Max Verstappen. Tepat di belakang Verstappen, terdapat nama driver muda milik Tim Scuderia Ferrari, Charles LeClerc. Sementara pembalap Tim McLaren-Renault, Lando Norris, melengkapi lima besar sesi kualifikasi F1 GP Inggris 2020.

Hasil buruk justru didapat oleh pembalap Tim Renault, Daniel Ricciardo, di sesi kualifikasi F1 GP Inggris 2020, dengan hanya menempati posisi kedelapan. Hasil hampir serupa juga didapatkan oleh pembalap Tim Ferrari lainnya, yaitu Sebastian Vettel, yang harus puas memulai balapan F1 GP Inggris 2020 dari posisi ke-10.

Berikut Hasil Lengkap Kualifikasi F1 GP Inggris 2020:

1 44 Lewis Hamilton MERCEDES 1:25.900 1:25.347 1:24.303 22

2 77 Valtteri Bottas MERCEDES 1:25.801 1:25.015 1:24.616 17

3 33 Max Verstappen RED BULL RACING HONDA 1:26.115 1:26.144 1:25.325 15

4 16 Charles Leclerc FERRARI 1:26.550 1:26.203 1:25.427 16

5 4 Lando Norris MCLAREN RENAULT 1:26.855 1:26.420 1:25.782 20

6 18 Lance Stroll RACING POINT BWT MERCEDES 1:26.243 1:26.501 1:25.839 20

7 55 Carlos Sainz MCLAREN RENAULT 1:26.715 1:26.149 1:25.965 20

8 3 Daniel Ricciardo RENAULT 1:26.677 1:26.339 1:26.009 19

9 31 Esteban Ocon RENAULT 1:26.396 1:26.252 1:26.209 20

10 5 Sebastian Vettel FERRARI 1:26.469 1:26.455 1:26.339 20

11 10 Pierre Gasly ALPHATAURI HONDA 1:26.343 1:26.501 12

12 23 Alexander Albon RED BULL RACING HONDA 1:26.565 1:26.545 11

13 27 Nico Hulkenberg RACING POINT BWT MERCEDES 1:26.327 1:26.566 14

14 26 Daniil Kvyat ALPHATAURI HONDA 1:26.774 1:26.744 12

15 63 George Russell WILLIAMS MERCEDES 1:26.732 1:27.092 14

16 20 Kevin Magnussen HAAS FERRARI 1:27.158 9

17 99 Antonio Giovinazzi ALFA ROMEO RACING FERRARI 1:27.164 9

18 7 Kimi Räikkönen ALFA ROMEO RACING FERRARI 1:27.366 9

19 8 Romain Grosjean HAAS FERRARI 1:27.643 9

20 6 Nicholas Latifi WILLIAMS MERCEDES 1:27.705 7

Benzema Akan Menggantikan Sergio Ramos Menjadi Captain di Real Madrid – Ucl sebentar lagi. Akan dimulai banyak tim yang harus mempersiapkan diri untuk Ucl. UCL atau Europa Champions League adalah ajang kompetisi champions terbesar dan terkenal bagi pecinta sepakbola. UCL adalah ajang penting untuk mereka tonton dimana tim tim yang terbaik di liga nya akan diadu di dalam turnamen besar yaitu UCL.

Benzema Akan Menggantikan Sergio Ramos Menjadi Captain di Real Madrid

Benzema Akan Menggantikan Sergio Ramos Menjadi Captain di Real Madrid

Di babak 16 besar Real Madrid menelan kekalahan 2-0 atas Manchester City leg pertama yang mempertemukan Real Madrid dan Manchester. City pada tanggal ini membuat madrid kewalahan dan tertinggal 2-0 atas manchester City.

Pada UCL leg kedua nanti Real Madrid akan bertemu dengan manchester city kedua kalinnya di. Etihad stadium sebelumnnya Real Madrid menerima kekalahan di kandang nya sendiri yaitu santiago bernabeu.

Pada tanggal 8/8/2020 nanti leg kedua antara Real Madrid dan Manchester city dimulai. Dan yang menjadi kapten Real Madrid nanti yaitu Karim Benzema kenapa Benzema? karena sang kapten sesungguh nya Real Madrid yaitu Sergio Ramos mendapatkan akumulasi kartu merah dari wasit

Karim Benzema akan menjadi kapten tim saat Real Madrid bertanda ke Etihad Stadium, Sementara Marcelo akan menjadi pelapis ferland mendy” dikutip dari marca

Marcelo di pertandingan tersebut juga tidak dimainkan oleh Zidan dan digantikan oleh Ferland Mendy, Zidan adalah orang jenius yang bisa mengatur taktik atau membaca permainan lawan dia menggantikan Marcelo dengan Ferland Mendy dikarenakan Ferland Mendy mendapatkan performa bagus pada liga kemarin dan membawa madrid juara.

Olahraga yang Cocok Saat Pandemi Covid 19 – Apakah disaat pandemic sekarang ini masihkah kita bisa untuk berolahraga ? jawabannya masih bisa. Masih bisa berolahraga dan selalu menjaga kesahatan tubuh kita. Akan tetapi yang dimaksud masih bisa berolahraga yang bagaimana ? tentunya olahraga yang tetap menjaga dan mengikuti anjuran physical distancing yaitu jaga jarak aman dengan orang lain, antara manusia ke manusia.

Olahraga yang Cocok Saat Pandemi Covid 19

Olahraga yang Cocok Saat Pandemi Covid 19

Olahraga bisa dilakukan dimana saja tempatnya asal sesuai dengan olahraga seperti apa yang akan di jalani. Orang orang beranggapan dengan melakukan aktivitas yang berat kemudian berkeringat, seperti, bersih bersih rumah, mencuci baju, mencuci motor. Naik turun tangga yang kemudian bisa menghasilkan keringat, dianggap sama saja dengan berolahraga. Ternyata pernyataan tersebut salah, aktivitas seperti mencuci motor, mencuci baju, bersih bersih rumah, naik turun tangga, dan lain sebagainya merupakan aktivitas fisik. Lantas apa perbedaan aktivitas fisik dan berolahraga.

Perbedaan aktivitas fisik dan olahraga. Perbedaan aktivitas fisik dan olahraga, aktivitas fisik merupakan aktifitas fisik yang merujuk kepada gerakan yang membutuhkan kontraksi otot. Setiap kegiatan atau aktivitas sehari  hari memerlukan kontraksi otot seperti pada contoh sebelumnya yaitu mencuci motor, mencuci baju, naik turun tangga, bersih bersih rumah. Contoh contoh tersebut merupakan aktivitas fisik tidak bisa diberikan nama berolahraga, walaupun sama sama berkeringat dan bisa membuat badan bugar, tetapi tetap tidak bisa di namakan olahraga.

Yang terencana dan sengaja dilakukan untuk menyehatkan, menyegarkan, menjaga kebugaran badan. Seperti senam, bersepeda, renang, yoga, dan lain sebagainya. Olahraga apa yang cocok saat pandemic covid-19. Olahraga yang sangat cocok dan bisa dilakukan dirumah yakni seperti senam, senam bisa dilakukan sendiri bahkan bersama sama dengan keluarga. Senam bisa dilakukan di luar ruangan maupun di dalam ruangan. Olahraga senam sangat cocok disaat wabah pandemic covid-19 seperti ini tentunya tetap mentaati anjuran phsycal distancing yaitu menjaga jarak dengan orang lain.

Sementara itu olahraga adalah bentuk khusus dari aktivitas fisik

Olahraga senam bisa membuat gerakan senam sendiri dan diiringi music dengan seseuai keinginan sendiri, jika bingung mencari gerakan cara jitu ini bisa di lakukan, dengan membuka youtube, cari video tentang senam, setelah itu letakan didepan tempat untuk bersenam, kemudian kita tirukan atau ikuti gerakan senam tersebut. Selanjutnya olahraga yang cocok saat pandemic covid-19 yang sangat simple dan sederhana bisa dilakukan di rumah adalah gym.

Push-up bisa di lakukan dirumah, rutin melakukan olahraga ini bisa menjaga otot otot tetap kencang dan tidak kendur. Kemudian sit-up, bisa juga dilakukan dirumah. Dan pul-up olahraga ini menggunakan tiang penyangga untuk bisa menganggkat badan kita, tidak perlu pergi ketempat gym, kita bisa lakukan dirumah, pakai alat seadanya seperti di pohon, jemuran pakaian, atau bahkan membuat sendiri. Olahraga tersebut sangat cocok dilakukan dirumah saat pandemic seperti ini apa lagi harus mengikuti anjuran phsycal distancing.

masih banyak lagi, olahraga yang sangat cocok dilakukan dirumah saat pandemic covid-19 seperti ini. Pandemic covid-19 tidak bisa mengehtikan kita dari yang namanya olahraga, masih bisa melakukan olahraga yang dilakukan dirumah. Jangan bingung dan merasa khawatir jika tidak bisa berolahraga. Olahraga tidak hanya dilakukan di luar rumah seperti lapangan bola, lapangan volley, bahkan stadion. Banyak juga para pemain professional sepak bola, volley, bahkan basket, menjaga kesehatan dan kebugaran mereka saat pendemi.

Jangan merasa khawatir jika tidak bisa berolahraga pada masa pandemic seperti ini, justru disaat seperti inilah kita harus menjaga kesehatan, menjaga kebugaran tubuh dan kesehatan badan, karena seperti penejlasan sebelumnya, bahwa kita masih dapat berolahraga walaupun tidak diluar seperti lapangan. Kita masih dapat melakukannya di rumah. Setelah mengetahui bahwa kita masih dapat berolahraga secara rutin, perlu diingat kembali bahwa jika melakukan olahraga secara rutin akan memiliki manfaat tersendiri dalam menjaga kesehatan tubuh.

Taekwondo Seni Bela Diri Asal Korea – Ini adalah salah satu seni bela diri populer di dunia yang dipertandingkan di Olimpiade. Pengertiannya adalah seperti ini. Tae berarti “menendang atau menghancurkan dengan kaki.” Kwon berarti “tinju.” Do artinya “jalan” atau “seni.” Jadi, Taekwondo dapat diterjemahkan dengan bebas sebagai “seni tangan dan kaki” atau “jalan” atau “cara kaki dan kepalan.

Taekwondo Seni Bela Diri Asal Korea

Taekwondo Seni Bela Diri Asal Korea

Sekilas di atas telah kusampaikan arti dari beladiri asli Korea ini. Selanjutnya akan aku tuliskan mengenai perkenalanku dengan Taekwondo. Dan sosok yang membuatku mengenal dan bergelut dalamnya. Walaupun tidak sampai tuntas aku geluti.

Aku termasuk salah seorang pencetus sekaligus pendiri Tae Kwon-Do IKIP Jakarta. Sekalipun aku bukan tokoh kunci. Tapi akulah yang pertama kali mencetuskan ide untuk membuka Tae Kwon-Do di kampus FPOK IKIP Jakarta.

Di bulan-bulan awal perkuliahan kami aku berkenalan dengan sosok yang bernama Fahmy Fachrezzy. Itu terjadi kira-kira di akhir tahun delapan tiga. Antara bulan September hingga Desember. Waktu itu kami berstatus sebagai mahasiswa baru.

Kami terus menjalin pertemanan yang karib. Tambah hari kami semakin saling mengenal pribadi lepas pribadi secara lebih kental. Aku akhirnya tahu bahwa ia adalah pemegang sabuk hitam Tae Kwon-Do, Dan II Internasional. Maka aku memintanya untuk sudi membuka cabang latihan di kampus timur. Yaitu di Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Jakarta.

Aku berkeinginan dan terdorong untuk menyerap ilmu beladiri asal Korea ini

Awalnya ia menolak dengan berbagai alasan. Ia segan karena masih berstatus mahasiswa baru. Kami semua masih yunior jadi kurang enak dengan para senior. Itu beberapa alasan yang ia ungkapkan padaku dan beberapa teman lainnya.

Ia akhirnya mengabulkannya juga. Itu pun atas desakan dari teman-teman yang sudah kuhasut kukompori. Kami rame-rame memvitakomplinya sehingga ia tak mampu lagi menghindar. Ia menerima permintaan sekaligus tantangan kami.

Tae Kwon-Do IKIP Jakarta pada awal berdiriannya hanya beranggotakan sembilan personil. Mereka boleh dibilang atau boleh disebut sebagai sokoguru. Mereka ibarat tiang pancang penegak organisasi atau perkumpulan ini.

Berikut adalah nama-nama yang masih kuingat: Almarhum Mohammad Taufik (FPOK — Soma), Teddy Permadi (FPOK — Soma), Naim (FPOK — D3), Zaenal Arifin (FPMIPA), Lexy (FPTK), Suwita (FPTK), Suryanto (FPTK), dan aku (FPOK — Sos).

Suwita atau yang biasa kami panggil Sabeum Ita adalah penyandang sabuk merah. Maka hanya dia satu-satunya di antara kami yang berhak mengenakan sabuk berwarna selain Sabeum Fahmy. Sisanya pemegang sabuk berwarna juga, yaitu putih.

Tae Kwon-Do IKIP Jakarta di tahun-tahun permulaan kelahirannya tak pernah masuk hitungan dalam setiap kejuaraan. Waktu itu usianya masih ‘bayi.’ Kini, ia bagai singa lapar yang sangat membahayakan bagi lawan-lawannya. Dia bagai pemangsa yang sangat buas dalam setiap pertarungan dalam setiap kejuaraan.

Lolos dari Degradasi Aston Villa Bisa Jadi Penyelamat AC Milan – Laga-laga penutup musim Premier League menampilkan tontonan yang semakin seru. Selain ingin mengetahui siapa di antara ketiga tim ini, Leicester City, Chelsea, dan Manchester United yang harus tersingkir dari zona Liga Champions. Sedangkan di papan bawah, siapa dua tim lagi yang harus terdegradasi menyusul Norwich City.

Lolos dari Degradasi Aston Villa Bisa Jadi Penyelamat AC Milan

Lolos dari Degradasi Aston Villa Bisa Jadi Penyelamat AC Milan

Bournemouth yang sebelum bentrok berada di posisi ke 19 wajib menang melawan Everton untuk tetap berada di Liga Inggris, namun itu dengan syarat Watford dan Aston Villa kalah dari Arsenal dan West Ham United. sedangkan di lain pihak Watford kalah 2-3 dari Arsenal. Aston Villa benar-benar membuat keajaiban. Aston Villa akhirnya selamat hari degradasi setelah bermain imbang 1-1 melawan West Ham United, Minggu (26/7/2020) malam, di Stadion London.

Dalam laga kunjungan ini, The Villans unggul terlebih dahulu di menit ke 84 lewat gol dari Jack Grealish. Cuma berselang satu menit kemudian, West Ham United berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol dari Andriy Yarmolenko. Jika poin akhir Bournemouth menjadi 34, maka Aston Villa mengumpulkan 35 poin. Unggul satu poin. Dengan demikian, tentunya sia-sia saja Bournemouth menang atas Everton karena di lain laga dipecundangi oleh Aston Villa.

Alhasil, Bournemouth (18) dan Watford (19) menyusul Norwich (20) terjun ke kasta kedua musim 2020/21. Mukjizat itu nyata bagi tim berjuluk The Villans. Karena pada pekan lalu nyaris hampir mustahil anak asuh Dean Smith tersebut untuk tetap bertahan bersama-sama Liverpool, Manchester City, dan lainnya di kasta tertinggi musim 2020/2021. Tatapan mereka nyaris kosong menatap sinar masa depan persepakbolaan.

Akan tetapi harapan The Villans mulai deg-degan ketika dalam tiga laga terakhirnya sebelum menghadapi West Ham mereka mencatat tanpa kekalahan. Masing-masing menang atas Arsenal dan Crystal Palace dan seri dengan Everton. Namun pada akhirnya tatapan kosong mereka berganti menjadi berseri-seri, mereka pada akhirnya tetap bersama-sama Tottenham Hotspur, Arsenal dan lain-lain di musim 2020/2021. Sementara itu, di laman resmi Aston Villa, pelatih The Villans mengatakan keberhasilan mempertahankan timnya di Premier League lebih bermakna daripada ketika dia membawa tim ini naik promosi tahun lalu.

Lebih baik ketimbang play off musim lalu kata Dean Smith

Tim ini tahun lalu memang naik promosi ke Premier League lewat jalur play off. Lebih lanjut Smith juga mengatakan bahwa musim ini adalah musim yang sulit dan dia menyatakan telah belajar banyak. Pencapaian yang luar biasa,” ujarnya. Smith juga menyadari nilai pembelian para pemainnya hanya 9,5 juta poundsterling, berbeda jauh dengan tim-tim papan atas Liga Inggris.

Sila disimak, ada tim yang diuntungkan dengan keberhasilan The Villans tetap di Premier League musim depan itu. Dialah AC Milan. Seperti mendapatkan durian runtuh, atau apa pun peribahasanya, AC Milan bakal ketiban untung. Pasalnya, dengan keberhasilan The Villans, Pepe Reina bakal dibuat permanen oleh Aston Villa. Seperti diketahui, Pepe Reina adalah penjaga gawang yang bermain di Aston Villa dengan status sebagai pinjaman dari AC Milan.

Kiper asal Spanyol (dipinjam dalam bursa transfer Januari tahun ini) memang menjadi pilar andalan Dean Smith sebagai palang pintu terakhir wilayah pertahanannya. Bayangkan kalau Pepe Reina (37) balik ke AC Milan, maka setidaknya dia hanya akan duduk di bangku cadangan di bawah kiper utama Donnarumma. Sebut saja Reina jadi permanen, maka AC Milan akan menghemat sekitar 7 juta euro (Rp 120 miliar) yang akan digunakan untuk membayar gaji Reina.

Keuntungan lainnya, AC Milan pun juga bakal mengantongi uang transfer. Uang itu dapat digunakan mereka sebagai tambahan untuk mendatangkan Sandro Tonali yang sedang diincar dari Brescia. Reina sendiri menyatakan saat ini dia masih ingin bermain dan belum berniat untuk pensiun sampai setidaknya untuk dua tahun ke depan. Catatan saat membela The Villans di Premier League, Reina membukukan dua kali clean sheet, dan jalanya kebobolan 20 kali. Kiper ini fenomenal. Kurun waktu 2005-2014 kala membela Liverpool, penampilan Reina sangat mengagumkan. Dia sempat selama tiga musim mengantongi gelar Golden Gloves (Sarung Tangan Emas) Premier League.

Dimulainya NBA pada Saat Pandemi – Pada awal tahun 2020 dunia digemparkan dengan kemunculan. Virus baru yang dapat menyebar melalui manusia ke manusia lewat air liur.

Dimulainya NBA pada Saat Pandemi

Dimulainya NBA pada Saat Pandemi

Virus ini dapat menyebabkan penderitanya seperti terkena flu. Dan akibat virus baru tersebut, banyak penundaan yang terjadi. Mulai dari konser, film hingga sampai ke acara olahraga.

NBA (National Basketball Assosiation) adalah pertandingan antar klub basket di Amerika yang berisi beragam pemain yang sangat hebat. NBA itu sendiri sudah seperti kiblat dari pemain basket atau bisa dibilang tolak ukur untuk pemain basket. Pertandingan NBA itu sendiri, sedang dalam proses perlombaan dan karena pandemi ini, Penyelenggara pertandingan tersebut harus melakukan penundaan jadwal tanding, agar para pemain dapat terhindar dari infeksi tersebut.

Untuk saat ini pertandingan NBA akan dimulai kembali pada tanggal 30 Juli 2020.

Menurut BeritaSatu.com menyebutkan bahwa pertandingan NBA akan dimulai lagi pada tanggal 30 Juli 2020, Pertandingan yang dijadwalkan akan bermain pertama ialah Tim Utah Jazz menghadapi New Orleans Pelicans. Lalu pertandingan kedua akan dilanjutkan dengan duel seri derby Kota Los Angeles, antara LA Clippers melawan LA Lakers.

Menurut Liputan6.com mengatakan bahwa NBA akan dimulai pada tanggal 30 Juli 2020 dan akan diisi dengan 22 tim dari 30 tim dan hal tersebut telah disepakati oleh Dewan Gubernur NBA (Adam Silver).