Bagaimana Nasib LaLiga Jika Ditinggalkan Messi dan Ramos

Posted on

 

 

Presiden Liga Spanyol, Javier Babat, menyikapi masalah nasib LaLiga jika ditinggalkan beberapa pemain bintangnya. Untuknya permasalahan itu tidak banyak memengaruhi liga.
Liga Spanyol terancam kehilangan bintang paling besarnya, Lionel Messi. Kontrak La Pulga di Barcelona usai pada tahun 2021 dan dianya disebutkan malas perpanjang periode baktinya di Camp Nou.

Messi sendiri sesungguhnya telah mengatakan keinginan buat keluar semenjak akhir musim kemarin. Tetapi, peraup enam Ballon d’Or itu pilih bertaha

Messi bukan salah satu pemain bintang yang ingin pergi dari Liga Spanyol. Sergio Ramos, kapten Real Madrid, disampaikan ingin berpindah ke club baru.

Kontrak Ramos bersama Madrid akan habis pada musim panas 2021. Bek 34 tahun itu disebut sudah menampik penawaran kontrak baru dari Los Blancos, dan dihubungkan dengan kepindahnya ke Inter Miami yang bertanding di Major League Soccer (MLS).

Jika Messi dan Ramos betul-betul tinggalkan Barcelona dan Madrid, terang hal tersebut berpengaruh pada nasib dan reputasi LaLiga. Kekuatan keperginya dua pemain itu juga ikut jadi perhatian Javier Babat.

Di mata Babat, reputasi Liga Spanyol tidak bisa banyak dipengaruhi misalkan Messi dan Ramos beneran keluar ke liga lain

Keadaan itu sempat berlangsung saat Cristiano Ronaldo cabut dari Madrid ke Juventus pada 2018.

Babat memandang keluarnya Ronaldo dari Madrid masih membuat Liga Spanyol tarik dan bersaing. Ia malah memandang CR7 yang tidak memberi imbas berarti ke Liga Italia sepanjang 2 tahun paling akhir ini.

Simak juga: Sergio Ramos Telah Tolak Kontrak Baru dari Real Madrid?
“Terang, saya tidak mau mereka tinggalkan LaLiga. Tetapi bila itu berlangsung, karena itu kami semuanya wajib memberi semakin banyak untuk isi kekosongan,” kata Babat, diambil dari Football Italia.

“Cristiano Ronaldo pergi, seperti beberapa haters mengingati saya di Twitter. Saya dapat yakinkan ke anda jika tidak ada yang berbeda dari kami,” ia menambah.

“Jika bisa jujur sich, saya tidak berasa Serie A bertambah cepat, mereka bahkan juga nyaris tidak mengetahui kehadirannya. Neymar berpindah ke PSG, tapi Ligue 1 tetap Ligue 1,”.

“Merk LaLiga dan club besar yang lain yang sudah ambil sisi ada di atas tiap pemain pribadi mana juga, tidak perduli berapa berbakatnya orang itu,” begitu kata Javier Babat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *