Karanganyar – Pemain PSIS Semarang, Septian David Maulana, menyongsong senang pertandingan Shopee Liga 1 2020 kembali lagi diteruskan. PSSI pastikan pertandingan Liga 1 akan dimainkan kembali ke Oktober 2020.

Buat pemain berumur 23 tahun itu, pertandingan yang akan berguling ialah peluang yang telah dinanti-nantikan. Meskipun begitu, agenda atau waktu penerapan pertandingan belum dipublikasikan dengan cara sah.

“Dari PSSI memang tentu jalan, cuma kapan saatnya belum dipastikan. Tentu untuk pemain, ini ialah waktu yang dinanti-nantikan. Sepak bola mulai bisa lagi, suka tentu saja. Untuk pemain masih siap dengan apa saja bentuk prosedurer kelak,” papar Septian David Maulana pada Bola.com, Senin (29/6/2020).

Pemain Tim nasional Indonesia ini masih jaga situasi kesehatan walau pertandingan vakum lumayan lama. Tiap hari Septian David masih berlatih baik di seputar tempat tinggalnya di Semarang, atau di beberapa wilayah.

Lulusan program SAD ini turut berlatih di team Diklat Salatiga All Star dalam pertandingan amal di kabupaten Karanganyar akhir minggu kemarin. Pekerjaan itu jadi sisi dari latihan teratur Septian David Maulana bersama-sama beberapa rekannya di Diklat Salatiga.

Perlu Waktu Rekonsilasi

“Saya masih latihan terus tiap pagi terkadang sore. Minimal jaga situasi serta cari keringat,” sambungnya.

“Khususnya untuk Ball feeling supaya tidak hilang. Saat bergabung kelak, tentu konsentrasi untuk pengembalian fisik. Sesaat jika lama tidak sentuh bola, perlu waktu untuk rekonsilasi,” tegasnya.

 Jakarta – Ketua Umum (Ketua umum) PSSI, Mochamad Iriawan atau dekat dipanggil Iwan Bule, mengutarakan keinginannya berkaitan tanggal kick off untuk pertandingan musim ini.

Dia ingin supaya pertandingan yang telah vakum semenjak tengah Maret lalu karena epidemi virus corona itu mulai bisa start pada awal Oktober.

PSSI melalui Surat Ketetapan (SK) dengan nomor SKEP/53/VI/2020, sudah putuskan untuk kembali lagi memutar Shopee Liga 1 serta Liga 2 2020 pada Oktober. Tetapi dalam SK itu, belum disebut tanggal tentu kick off-nya.

“Semoga tanggal 1 dapat berguling,” tutur Iwan Bule, panggilan dekat Mochamad Iriawan, waktu session temu wartawan di Kantor PSSI, Gedung FX, Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (28/6/2020) malam.

Pria kelahiran Jakarta, 31 Maret 1962 ini mengutarakan sasaran PSSI tentang kapan pertandingan musim 2020 harus usai. Induk sepak bola di Tanah Air itu ingin supaya usai pada awal 2021.

“Yang tentu ini bertukar tahun ya, kurang lebih berubah pada awal tahun kedepan sebab mustahil hanya cuma beberapa waktu. Jika kita mulai tanggal 1 Oktober, tahun ini cuma tiga bulan, Oktober, November, Desember, bermakna ada loncatan bulan selanjutnya di 2021 ya,” sebut Iwan Bule.

“Karena itu PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator pertandingan akan langsung kerja untuk menyocokan terkait dengan agenda serta saatnya. Semoga sich sebelum Maret bisa usai ya,” tuturnya memberikan tambahan.

Agenda Padat

Jika sebelum Maret harus usai, karena itu pertandingan musim ini akan berjalan lima bulan saja. Itu berarti, akan ada pemadatan agenda.

“Karena itu sesudah saya mengeluarkan SK, langsung LIB kerja. Termasuk Direktur Operasional LIB, Sudjarno, itu akan langsung keliling, sebab peluang dipusatkan di Pulau Jawa,” papar Iwan Bule.

“Tetapi kita juga harus lihat bagaimana persiapan tempat yang akan digunakan kelak. Sama seperti yang saya berikan jika peluang berada di Yogyakarta. Nah itu pasti kan harus dibicarakan dengan klub-klub yang di luar Pulau Jawa,” paparnya.

Sumber: Bola.net

Jakarta – Manchester United berkunjung ke Carrow Road, tempat Norwich City dalam perempat final Piala FA, Sabtu (27/6/2020). Mainkan sejumlah besar pemain lapis ke-2, Setan Merah cuma mampu bermain seri 1-1 menantang tuan-rumah, pertandingan juga diteruskan ke set penambahan.

Manchester United yang sedang dalam keyakinan diri mengejar kemenangan 3-0 atas Sheffield United langsung menggedor diawalnya laga. Tetapi baru di menit ke-11, anak asuh Ole Gunnar Solskjaer memberikan ancaman gawang Norwich City lewat kesempatan Jesse Lingard.

Sebaliknya, Norwich City cuma mampu memercayakan serbuan balik cepat buat tembus pertahanan Manchester United. Sayang, tidak ada kesempatan bermakna ke gawang Sergio Romero.

Ke-2 team memang tidak banyak memperlancar gempuran. Baik Manchester United serta Norwich City bermain begitu waspada. Ditambah lagi buat The Red Devils yang tampil tanpa ada beberapa pemain utama.

Menit 36′, Manchester United hampir kecolongan karena blunder bek tengah Harry Maguire. Mujur, Cederas Rupp serta Teemu Pukki kalah cepat dengan Romero yang cepat tangkap bola.

Sampai set pertama selesai, pertandingan Manchester United kontra Norwich City dalam perempat final Piala FA, Sabtu (27/6/2020) usai dengan score 0-0.

Babak Ke-2

Manchester United tampil semakin mendesak pada jeda ke-2. Hasilnya langsung nampak menit 51′ saat Odion Ighalo menjebol gawang Norwich City yang dikawal Team Krull.

Manfaatkan umpan cerdas Juan Mata, Ighalo berhasil bawa Manchester United unggul 1-0.

Masuk menit 63′, ke-2 team lakukan perubahan pemain. Ada empat perubahan pemain, satu Norwich City, tiga yang lain Manchester United. Solskjaer masukkan Marcus Rashford, Brandon Williams, serta Mason Greenwood.

Juan Mata, Diogo Dalot, serta Jesse Lingard ditarik keluar. Sesaat dari tim Norwich, Rupp yang diganti.

Manchester United sebenarnya kuasai jalannya laga, tetapi tidak banyak kesempatan yang didapatkan. Kesempatan tidak segera ada, malah Norwich yang mampu cetak gol penyama posisi.

Striker jagoan Norwich City, Todd Cantwell, dapat menjebol gawang Manchester United di menit 75′. Manfaatkan umpan ciamik Emiliano Bendia, Cantwell mengganti score jadi 1-1.

Score 1-1 bertahan sampai wasit mengakhiri laga. Manchester United serta Norwich City juga harus meneruskan ke babak penambahan.

Formasi Pemain

Norwich City (4-2-3-1): Team Krul; Jamal Lewis, Timm Klose, Ben Godfrey, Max Aarons; Alexander Tettey, Kenny McLean; Todd Cantwell, Emiliano Buendia, Cederas Rupp; Teemu Pukki.

Manchester United (4-2-3-1): Sergio Romero; Diogo Dalot, Eric Bailly, Harry Maguire, Luke Shaw; Scott McTominay, Fred; Juan Mata, Bruno Fernandes, Jesse Lingard; Odion Ighalo.

Jakarta – Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, sampaikan gagasannya berkaitan waktu yang pas untuk kembali lagi meneruskan Shopee Liga 1 2020. Menurut dia, pertandingan kelas paling tinggi sepak bola di Tanah Air itu paling cocok diputar lagi pada bulan ke-10.

Sudah diketahui, PSSI sudah putuskan untuk kembali lagi meneruskan Liga 1 musim ini pada September atau Oktober akan datang sebelumnya setelah vakum karena epidemi virus corona. Tetapi, sampai saat ini, belum ditetapkan agenda tentunya.

“Baiknya Oktober ya itu kemungkinan cukup aman, pemain pelatih komplet. Jika September mulai tetapi latihan mulai Juli, sebulan 1/2 menurut saya tidak ada permasalahan,” tutur Umuh.

“Jika semua siap, lainnya mengapa tidak, jika sudah semua tiba, lainnya latihan sama. Sebulan atau dua bulan latihan, saya pikir tidak permasalahan,” tuturnya memberikan tambahan.

Bila telah ada kejelasan agenda, Persib disebutkan Umuh merencanakan kumpulkan pemain. Ditambah, pasukan Robert Rene Alberts itu sekarang ini masih ada di tempat tinggal semasing.

“Jika telah oke, ya bisa semua. Kami harus juga mengumpulkan pemain, sama seperti yang di Brasil cukup sulit . Jika Nick Kuipers berada di sini. Jika sampai mereka belum tiba cukup permasalahan. Ditambah lagi di Brasil cukup genting,” katanya.

“Tetapi jika semua oke dapat berjalan termasuk juga pesawat di luar negeri, kemungkinan ya, mengapa tidak. Saya pikir bertambah cepat lebih baik sebab ini selingan warga. Warga juga sangat menanti, ditambah lagi Persib lagi top-topnya,” tambah Umuh.

Sebelum pertandingan vakum, perform Persib sedang bercahaya. Team kecintaan Bobotoh itu sukses mencetak kemenangan di tiga pertandingan yang dimainkan, serta sekarang tempati tempat pucuk klassemen Liga 1 dengan kantongi sembilan angka.

Mengharap Ada Pemirsa

Disinggung peluang tanpa ada pemirsa, Umuh Muchtar mengatakan hal tersebut lebih bagus diperhitungkan serta diakui sebab semua club perlu penghasilan, satu salah satunya dari ticket laga.

“Banyak club yang menginginkan dari hasil ticket. Itu benar-benar menolong serta Persib juga menginginkan semacam itu. Tetapi, jika PSSI putuskan harus tanpa ada pemirsa, ya apa bisa buat, turuti saja dahulu. Semoga September atau Oktober aman dengan ada pemirsa,” sebut Umuh.

Menurut Komisaris Persib Bandung itu, bisa tiap laga dengan pemirsa, tetapi harus dibatasi serta faksi panpel memberikan sinyal bangku stadion yang jangan ditempati hingga masih jalankan social distancing.

“Jadi ada jarak. Itu semakin aman. Terlihat jika ada orang yang duduk di bangku yang diikuti silang pantas diduga itu pemirsa yang masuk tanpa ada ticket. Faksi keamanan juga harus berani keluarkan bila mendapatkan pemirsa yang tanpa ada ticket,” tegas Umuh akhiri.

Jakarta – Tidak semua simpatisan Arsenal senang dengan info jika David Luiz sah perpanjang kontrak. Serta, ada fans yang susah serta membenci club kecintaannya itu sebab dipandang tidak mempunyai visi yang pasti.

Seperti dikutip The Sun, Arsenal memberi ekstensi kontrak untuk David Luiz dengan waktu setahun. Berarti, pemain dari Brasil itu tetap ada di Emirates sampai 2021.

Kecuali David Luiz, Pablo Silahkan serta Cedric Soarez meneken kontrak permanen berdurasi panjang, sedang Dani Ceballos perpanjang waktu pinjaman dari Real Madrid.

Ketetapan Arsenal perpanjang kontrak David Luiz cukup mencengangkan, sebab dilaksanakan cuma seminggu sesudah perform horornya kontra Manchester City.

Pada pertandingan itu, Luiz wajar dituding atas kekalahan 0-3 yang dialami Arsenal. Ia tidak cuma membuat Manchester City mendapatkan penalti, dan juga diganjar kartu merah.

Menariknya, banyak tanggapan sadis warganet berkaitan kabar berita itu. Beberapa justru sayangkan langlah Arsenal perpanjang kontrak David Luiz.

Hancur Sehancur-hancurnya

“Hari saya hancur sesudah bangun tidur kurang dari 30 menit lalu.”

Semakin Kronis dari Epidemi Virus Corona

“Wow! Saya tidak dapat berbicara. Anda epidemi yang semakin besar buat fans Arsenal dibanding COVID-19.”

Arsenal Tidak suka Saya Apa Bagaimana, Sich?!

“Berasa percaya club saya membenci saya.”

Ke arah Kemunduran

“[Divisi] Championship kami tiba.”

Tidak suka Arsenal

“Saya tidak suka club ini Tuhan.”

Sumber: Twitter

Jakarta – Jadwal laga Premier League malam hari ini menghadapkan Southampton versus Arsenal. Pertandingan itu dapat dilihat dengan cara live streaming di Mola TV, Jumat (26/6/2020) jam 00.00 pagi hari WIB.

Periode New Normal di Premier League bukan periode yang membahagiakan buat Arsenal. 2x berlaga, 2x juga anak asuh Mikel Arteta itu roboh.

Main tandang musuh Manchester City, mereka dihajar 0-3. Main tandang musuh Brighton, walau unggul terlebih dulu lewat gol Nicolas Pepe, pasukan Mikel Arteta pada akhirnya kalah 1-2.

Arsenal cuma menang sekali dalam 14 pertandingan tandang terakhir kalinya di Premier League (M1 S8 K5). Dengan form jelek itu, mereka akan kembali lagi main tandang.

Southampton ialah musuh yang beresiko. Paling akhir, beberapa anak asuh Ralph Hasenhuttl menggebuk tuan-rumah Newcastle 3 gol tanpa ada balas.

Danny Ings memberi 1 gol untuk teamnya. Ings jugalah yang cetak salah satunya gol Southampton saat bermain seri 2-2 di kandang Arsenal pada tatap muka awalnya.

Bila tidak dapat menahan bekas striker Liverpool itu, susah buat Arsenal untuk bawa pulang point dari tempat Southampton.

Jadwal Premier League

Jumat, 26 Juni 2020 WIB

00.00 WIB, Burnley versus Watford (Mola TV)

00.00 WIB, Southampton versus Arsenal (Mola TV)

02.15 WIB, Chelsea versus Manchester City (Mola TV)

Link Streaming

00.00 WIB, Burnley versus Watford – https://mola.tv/watch?v=vd91697669

00.00 WIB, Southampton versus Arsenal – https://mola.tv/watch?v=vd91697786

02.15 WIB, Chelsea versus Manchester City – https://mola.tv/watch?v=vd91773664

Bek Chelsea, Antonio Rudiger mengaku jika dianya turut berperanan dalam membujuk Timo Werner supaya mendekat ke Stamford Bridge pada panas musim ini.

Minggu kemarin, Chelsea menyelesaikan proses penerimaan Werner dari RB Leipzig sesudah mereka setuju menebus klausul launching sejumlah 60 juta euro.

Masuknya Werner ke Chelsea cukup mengagetkan mengingat sejauh ini bomber internasional Jerman itu seringkali dihubungkan dengan Liverpool.

Pernyataan Antonio Rudiger

Rudiger juga mengutarakan jika dia mulai memperlancar rayuan pada Werner waktu saat-saat lockdown karena epidemi Covid-19 yang memaksakan pertandingan berhenti.

“Saya bicara pada ia awalnya sebab kami telah sama-sama mengenali keduanya lama,” tutur Rudiger di situs sah Chelsea.

“Kami banyak terlibat perbincangan semasa lockdown serta ia menjelaskan pada saya jika ia tertarik tiba ke Inggris. Tentunya saya selanjutnya lakukan sisi saya, apa yang perlu saya kerjakan,” sambungnya.

“Sama dengan semua, saya benar-benar suka ia pilih Chelsea serta saya tidak sabar bermain dengannya. Saya telah mengenali ia semenjak ia berumur 17 tahun serta ia bermain sangatlah baik dalam beberapa musim paling akhir. Ia menjadi sangat penting buat kami,” tegasnya.

Pujian Antonio Rudiger

Rudiger memang pernah jadi rekanan satu team Werner saat kedua-duanya saling menguatkan Stuttgart. Rudiger akui berkesan dengan perubahan cepat yang dirasakan Werner.

“Ia adalah intimidasi yag serius buat beberapa bek. RB Leipzig adalah team yang memercayakan serbuan balik tetapi dalam soal menggempur baris pertahanan, ia seperti seperti Jamie Vardy. Ia cepat sekali apabila bek lakukan kekeliruan serta kehilangan bola, ia akan memakainya!” papar Rudiger.

“Perubahannya ‘wow’. Pada musim pertama kalinya semua masih baru untuknya di dunia sepak bola tetapi ia mulai cetak gol serta tentunya selanjutnya muncul keyakinan diri. Ia mempunyai pelatih yang sangatlah baik yang mempercayainya serta kerja dengannya,” pungkas Rudiger.

Sumber: Chelsea FC

Saling baru masuk dengan club baru, tetapi nasib Eden Hazard serta Antoine Griezmann jauh tidak sama. Hazard diterima secara baik di Real Madrid, sedang Griezmann masih kesusahan di Barcelona.

Hazard datang di Madrid dengan keinginan dapat jadi penerus Cristiano Ronaldo. Ia tampil cemerlang bersama-sama Chelsea beberapa musim paling akhir, lumrah Madrid tertarik mendatangkannya.

Masalah Griezmann sedikit tidak sama. Kelihatannya transfer Griezmann hanya bentuk tekad club, ia tidak betul-betul diperlukan, tidak betul-betul pas dengan team.

Mengakibatkan, perlakuan khayalak serta media pada ke-2 pemain ini tetap tidak sama. Apa tujuannya?

Beda perlakuan

Musim ini Hazard juga masih minim andil, luka panjang membuat melepaskan banyak laga. Griezmann, walau terus disangsikan, dapat dibuktikan dapat dihandalkan saat Lionel Messi sangat terpaksa mangkir.

Anehnya, penilaian pada dua pemain ini malah bertentangan. Semestinya Hazard yang dinilai, bukan Griezmann. Begitu sebaliknya, Griezmann juga semestinya wajar memperoleh pujian dari fans Barca.

Tetapi, kenyataannya saat ini keadaan kedua-duanya terganti. Griezmann tetap dinilai, dipandang tersesat serta tidak punyai ruangan di Barca. Serta beberapa gol Griezmann belum pernah memperoleh pujian.

Sebaliknya, Hazard malah disebutkan ‘sudah cukup memuaskan’ walau sebetulnya ia sedikit berperan, serta melepaskan sejumlah besar laga sebab luka.

Pujian untuk Eden Hazard

Tertera, semenjak masuk pada musim panas tahun kemarin, Hazard cuma mencatatkan 17 performa untuk Madrid (12 di La Liga, 5 di Liga Champions). Ia cuma dapat cetak 1 gol, walau dapat memberi tujuh assists.

Catatan itu jelas jelek, begitu sedikit dari seorang pemain yang diinginkan dapat jadi megabintang baru, jadi jagoan baru. Serta musim penyesuaian Hazard ini bisa disebutkan tidak berhasil.

Anehnya, Hazard masih dipuji. Setiap saat ia bermain, walau tidak cetak gol, akan ada pujian yang ia terima. Entahlah untuk kekuatan dribelnya, entahlah untuk kesukaannya merusak fokus bek musuh.

Seakan-akan media serta fans Madrid cukup senang lihat Hazard berdansa di atas lapangan, walau tidak ada andil riil.

Kritik untuk Griezmann

Di atas kertan, Griezmann jelas semakin lebih baik dari Hazard. Bekas Atletico Madrid ini sudah tempuh 39 laga di semua pertandingan, cetak 14 gol serta 4 assists.

Angka itu jelas termasuk baik buat pemain yang baru datang di club baru. Griezmann masih beradaptasi, tetapi minimum ia dapat memberi andil.

Nahasnya, ada-ada saja kritik yang mengganggu Griezmann. Permainannya tetap dinilai, dari mulai penyeleksian tempat yang salah, kesusahan dengan style bermain baru, sampai seringkali nampak ketidaktahuan di atas lapangan.

Griezmann serta dipandang tidak bertahan lama di Barca, karena Camp Nou tidak dapat jadi rumah untuk pemain seperti ia.

Beda Nasib

Dua kejadian yang bertentangan ini jelas cukup memusingkan. Tetapi, kelihatannya itu efek bermain untuk club besar. Greizmann serta Hazard harus siap dinilai.

Disamping itu, beda perlakuan ini juga kemungkinan memvisualisasikan ketidaksamaan sikap ke-2 supporter. Fans Madrid kelihatannya lebih bagus dalam memberikan peluang, sedang fans Barca tegas tidak ingin membiarkan.

Permasalahannya, ketidaksamaan perlakuan ini juga dapat berbuntut pada perbedan hasil. Hazard jelas mujur dapat memperoleh peluang bertumbuh di linkungan yang suportif, lain dengan Griezmann yang tetap tertekan.

Untuk Gelar

Bagaimana juga, lepas dari ketidaksamaan dua perlakuan pemain bintang ini, satu kesamaannya ialah mereka berdua saling diperlukan club semasing untuk coba memenangkan La Liga musim ini.

Barca harus fokus penuh dalam 9 laga tersisa, Quique Setien juga telah memperjelas jika ia masih memerlukan Griezmann.

Hazard, di lain sisi, punyai permasalahan tidak sama. Ia harus jaga diri supaya tidak luka lagi, tenaganya masih diperlukan Los Blancos.

Sumber: Beberapa sumber

Nama Cristiano Ronaldo terus dibahas beberapa waktu paling akhir. Ronaldo dipandang tidak berhasil capai level permainan terbaik bersama-sama Juventus, yang pasti menyedihkan.

Perbincangan ini mulai menghangat sesudah Juve harus menyerah dari Napoli di final Coppa Italia kemarin. Juve semestinya jadi favorit mendapatkan juara, tetapi mereka tidak berkapasitas di set beradu penalti serta menyerah kalah.

Ketidakberhasilan berikut yang membuat nama Ronaldo membumbung, walau untuk fakta yang tidak bagus. Ronaldo dipandang tidak dapat jadi pembeda, tidak dapat menanggung beban team.

Fans Juve kemungkinan memiliki hak berpandangan semacam itu, tetapi mereka juga harus pahami jika kesusahan Ronaldo tidak cuma sebab dirinya. Ada juga unsur external yang tidak dapat ia kontrol.

Secara singkat, ada 5 fakta kenapa Ronaldo tidak berhasil capai level terbaik di Juventus. Apa sajakah?

5. Rekanan segrup kurang kuat?

Semasa bela Madrid, Ronaldo tetap memperoleh pertolongan dari beberapa pemain untuk capai minimum 40 gol dalam satu musim. Saat ini, di Juventus, sedikit pemain yang dapat membantunya cetak banyak gol.

Serta, rasa-rasanya logis menyebutkan level Juve yang saat ini masih berada di bawah Madrid yang cemerlang bersama-sama Ronaldo beberapa tahun kemarin. Itu kenyataannya, fans Juve harus ikhlas mengaku.

Bila fakta ini dapat dibuktikan betul, bermakna Juve harus cari langkah untuk datangkan semakin banyak pemain yang dapat menolong Ronaldo cetak semakin banyak gol.

4. Buat Sarri, team semakin penting dari satu pemain saja

Sayangnya, Ronaldo tidak diatasi pelatih yang memikir jika ia harus menjadi pemain inti yang menanggung semua beban dalam laga.

Bos Juve saat ini, Sarri, belum pernah mengistimewakan salah satunya pemain spesifik, serta bila pemain itu Ronaldo. Ia cuma coba membuat team untuk mendapatkan kesetimbangan dalam bertahan serta menggempur.

Ronaldo juga tahu jika ia harus bermain untuk team, serta ia melakukan untuk Madrid. Cuma, perbedaannya di Madrid ia memang diistimewakan.

3. Liga Champions semakin susah

Tidak ada yang penting diselinapkan, salah satu fakta Juve datangkan Ronaldo adalan untuk merealisasikan tekad mereka memenangkan Liga Champions. Juve tidak perlu Ronaldo bila cuma ingin memenangkan Serie A.

Sayangnya, level Liga Champions semenjak musim kemarin semakin lebih tinggi dibanding beberapa tahun awalnya. Saat ini terdapat beberapa team-team kuat yang punyai kesempatan besar, termasuk juga team-team Inggris seperti Liverpool serta Manchester City.

Umumnya saingan paling sulit Juve cuma tiba dari Spanyol, entahlah Real Madrid atau Barcelona. Saat ini, ada penatang dari Inggris yang menyusahkan.

2. Style protektif sepak bola Italia

Sehebat apa saja, penyerang yang baru datang di Serie A pasti kesusahan. Mereka akan bertemu dengan kualitas pertahanan yang semakin lebih baik, serta untuk team-team kelas menengah ke bawah.

Oleh karena itu catatan gol Ronaldo musim kemarin tidak baik. Angkanya bertambah musim ini, tetapi masih jauh dari level Ronaldo yang umumnya.

Secara singkat, Ronaldo tidak dapat cetak banyak gol segampang di Premier League serta La Liga. Ia telah pahami itu, yang sayangnya dipersulit beberapa faktor yang lain.

1. Umur tidak dapat dikelabui

Ronaldo tidak muda, ia telah 35 tahun. Walau ketahanan fisiknya mengagumkan, harus disadari jika Ronaldo yang saat ini tidak sehebat beberapa tahun kemarin.

Kapten Tim nasional Portugal ini kemungkinan akan bermain di level tingi sampai sekian tahun ke depan, tetapi kelihatannya fans Juve harus stop mengharap Ronaldo akan bermain sama lincahnya dengan saat bela Madrid.

Untuk mengakali bertambahnya umur, Ronaldo saat ini menjelma bermain untuk penyerang. Ia tak perlu banyak lari, perlu menanti serta mengoptimalkan kesempatan yang datang.

Tetapi, apakah yang dapat dibuat Ronaldo bila kesempatan itu tidak segera datang?

Sumber: Beberapa sumber